Tanya Jawab

Assalamu’alaikum Wr.Wbr.

Sebagai wujud respon atas seluruh perilaku yang tertaut dalam web ini, maka kami menyediakan menu Tanya Jawab. Menu ini dapat dijadikan alt untuk sharing informasi dan berbagi baik hal-hal yang berkenaan dengan Pendidikan, Problem Anak, dan Kesehatan. Alhamdulillah, di Sekolah Merdeka dan Yayasan Semesta Langit Biru ada yang berprofesi sebagai dokter (2 orang lagi) satu konsern di Herbal dan satunya di Farmasi. Terus ada guru-guru yang arif, terus ada juga yang bisa jadi konselor sebab lulusan psikologi. Jadi mari kita saling bertanya dan menjawab dari kotak ini. Semoga bermanfa’at

Wassalamu’alaikum Wr.Wbr.

13 thoughts on “Tanya Jawab

  1. PENYAKIT ANEH : KETAKUTAN SEKOLAH PADA DUNIANYA

    Sudah hampir satu semester pendidikan berjalan disekolah baik TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan tinggi sudah menjalani dengan berbagai macam mata pelajaran. Di mana mata pelajaran yang diserap anak-anak itu adalah sebuah ilmu yang konon membuat orang itu menjadi pintar dan cerdas. Karena dengan seseorang itu pintar dan cerdas, walaupun tidak mempergunakan pikiranya apa lagi akalnya membuat orang itu menjadi sakit. Sakit karena kelebihan, sebab sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bagi setiap orang. Untuk itu semuanya ada ukuran dan kemampuan di dalam menerimanya. Berlebihan adalah sesuatu yang tidak baik bagi kesehatan diri kita. Apapun yang kita sebut sebagai sesuatu yang baik dan sehat, bisa menjadi tidak sehat kalau hal itu dilakukannya dengan berlebihan.

    Inilah yang terjadi di dalam dunia pendidikan kita sudah banyak penyakitnya, dan cenderung penyakitanya itu semakin akut dan tidak akan bisa disembuhkan. Dan membuat manusia akan mati sebelum waktunya. Sehingga dia menjelma menjadi zombi-zombi yang berbahaya, karena penampangnya tidak serang dan menakutkan. Tapi penampilannya melebihi manusia yang baik, karena dia seolah-olah baik.

    Hal itu yang terjadi di dalam pendidikan kita. Penyakit Sekolah ketika menjelang kenaikan dan ujian akhir. Sekolah menjadi takut anak-anaknya tidak naik. Karena anak yang tidak naik atau tidak lulus menjadi persoalan bagi sekolah. Kenaikan kelas atau lulus menjadi indikator anak itu berhasil atau pintar, pintar nih, yee.

    Tidak heran penyakit ini akan datang ketika anak kelas VI, IX,XII mau UN yang menjadi standart nasional keberhasilan sebuah pendidikan di Indonesia. Semua sekolah mengadakan bimbel dan segala macam cara agar anak-anaknya bisa lulus. Sekolah mengalam penyakit sindrom dan parnoin pendidikan. Begitu juga anak-anak secara psikologi mengalami persoalan identitasnya. Di mana kepercayaan diri di dalam belajar di sekolah selama ini bukan untuk menuntut ilmu seperti yang dianjurkan agama Islam untuk menuntut ilmu dari buaian sampai liang kubur. Membuat anak tidak tahu buat apa sekolah, kalau dijawab oleh anak-anak paling sederhana adalah untuk mencari ijasah menyenangkan orang tua yang mempunyai penyakit parnoit masa depan. Karena mereka merasa mengeluarkan uang begitu banyak untuk anaknya, kalau anaknya tidak berhasil membuat orang tua menjadi strees…! berat.

    Guru dengan gaya yang sok jaim gitu lho, ternyata menjadi bagian dari mafia kejahatan pendidikan yang paling jahat. Dengan memberikan bocoran ujian dan memberikan nilai yang tidak sesuai dengan kemampuan anak.

    Merdeka Sekolah menyadari penyakit itu ada, untuk itu harus dicari obatnya, yaitu dengan berbagi, berzakat, karena dengan bersedekat, zakat, amal, infaq membuat sekolah itu akan terhindar dari penyakitnya. Sehingga kalau ada anak didik kita tidak mau berbicara selama hampir satu semester, tapi dia mengikuti pelajaran, bisa dinilai dengan cara yang lain. Tidak dengan cara yang normatif dan formal. Hal itu akan menimbulkan penyakit. Karena penilainnya dengan cara dikonfersikan dari kegiatan dirumah yang dilakukan oleh orang tuanya pada anaknya. Atau ulanganya melalui orang tuanya dan pihak sekolah hanya memeriksa jawaban dan penilai orang tua itu benar atau tidak. Ini yang menjadi sekolah itu lebih mengacuh pada substansi permasalahan. Jadi apabila anak itu biasa saja di nilai dengan cara yang berbeda, apa lagi dia mempunyai kelainan dari anak-anak normal atau cacat.

  2. PENYAKIT SEKOLAH, PENYAKIT IDENTIK

    Penyakit yang muncul di dalam diri kita sebagai orang tua di dalam melihat anak adalah mengindentik anak dengan pengalaman hidupnya, sehingga kita sebagai orang tua tidak bisa melihat ada yang sebenarnya. Karena anaknya sudah tidak ada, anak yang dilihat bukan anak yang sebenarnya anak itu yang tumbuh berkembang dengan dunianya. Tapi anak bayang-bayang dirinya yang selalu mengelayut dan menghantuinya sebagai bagian dari kehidupannya. Hal ini yang menjadi persoalan bagi anak bahwa apa yang dipekirkan orang tuanya menghambat pertumbuhan dunia anak. Karena anak ditangkap dalam bayang-bayang yang tidak menentu. Seperti penyakit oudipus compleks.

    Begitu juga apa yang menjadi sistem pendidikan sekolah yang ada sekarang ini bahwa anak sudah kehilangan segala-galanya, baik fisik maupun jiwanya. Keberedaan dirinya sebagai orang anak sudah tidak ada lagi. Karena di-identikkan oleh sekolah sebagai aset yang menguntungkan buat sekolah sebagai mesin uang yang harus diproduksi dengan berbagai macam caranya dengan lipstik pendidikan yang modern dengan menyajikan trik-trik pertunjukkan yang sangat membosankan sebagai bentuk penyakit kepercayaan diri yang berlebihan membuat dirinya menjadi kepribadian yang terpecah, split personalit. Membuat sekolah itu tidak melihat anak sebagai manusia yang mempunyai banyak kemungkinan.

    Karena anak sudah di-identikan pada metode-metode yang paling canggih, yang disebut dengan quantum learning, contekstual learning, super learning, future learning. Guru tidak lagi bukan melihat anak sebagai manusia tapi obyek yang dapat diprogram sesuai dengan visi sekolah yang tendesius. Untuk bisa menjadikan mesin uang. Sehingga tidak ada lagi hubungan manusia sebagai manusia baik antara guru dengan murid, guru dengan guru, guru dengan orang tua murid, guru dengan kepala sekolah, kepala sekolah dengan yayasan, orang tua murid dan pemerintah. Dan pemerintah melihat anak dengan keperberhasilakan ujian nasional, bukan sebagai anak dengan segala macam persoalan dan latar belakang budaya yang membuat diri anak tidak mengerti di dalam memahami kehidupan sosial yang dibentuk orang para orang tua. Karena semuanya sudah merubah dirinya menjadi sebuah instrumental dari mekanisme pendidikan yang diciptakan sendirinya. Membuat hati nurani sudah tidak lagi berfungsi sesuai dengan fitrah kehidupan manusia. Yang diciptakan Allah sebagai sesuatu yang menjadi kontrol kehidupannya.

    Penyakit identik sudah menjadi wabah yang menjadi penyakit sekolah. Untuk itu perlu adanya perubahan sekolah menjadi sesuatu yang lain yang harus dimusnahkan. Layakan flu burung dimana wabah yang dibawa hewan, maka hewan itu harus dimusnakan agar tidak menjalar lebih parah lagi. Begitu juga dengan dunia pendidikan sekolah menjadi wabah yang harus dimusnahkan untuk memutus terjangkitnya sebuah penyakit tersebut.

    Karena pola berpikir masyarakat yang terjadi sekarang merupaka prodak dari sekolah dimana dia menjalani sebuah proses pendidikan. sehingga banyak alternatif pendidikan yang dikembangkan pada saat ini. Yaitu pendidikan kaum tertindak, pendidikan tanpa sekolah, home schooling, Merdeka Sekolah untuk bisa mengakselerasi pendidikan madrasah yang begitu unik dan penuh dengan makna, menjadi kata kunci kemerdekaan di dalam pendidikan, seperti apa yang terjadi dalam tradisi Islam di dalam dunia pendidikan yang menyatu dengan kehidupan dan nilai keyakinan yang luhur dan sublim.

    Membuat pendidikan itu mengantarkan umat Islam pada kehidupan yang cemerlang dengan peradaban yang tinggi. Dan tidak bisa ditutup-tutup dengan apapun juga, baik dengan cara penjajahan, pembantaian, kekuasaan, imprealisme, kapitalisme, hegomoni, hedonisme, menghalalkan segala macam cara. Tidak akan pernah padam selama pendidikan itu penyangkut fitra kehidupan manusia yang menjadi kunci dari kehidupan yang diciptakan Allah tidak akan pernah hilang. Dan hal itu selalu sejalan dengan kebutuhan akan cahaya kebenaran yang selalu dilantunkan dalam kitab suci Al quran.

    Penyakit identik sebaga wabah yang harus selalu diwaspadi oleh kita semua untuk menjadi pendidikan menjadi lebih beradab.

  3. MENGATASI ANAK TIDAK BICARA
    Sifat bisu selektif adalah istilah yang digunakan ketika seorang anak atau orang muda terus-menerus menemukan diri mereka tidak mampu berbicara dalam situasi sosial tertentu di mana ada harapan pada mereka untuk berbicara.
    Anak-anak yang memiliki pengalaman laporan ini kesulitan bahwa mereka benar-benar ingin berbicara, tetapi tidak dapat membawa diri untuk melakukannya dalam keadaan tertentu.
    Kesenjangan dalam pidato anak / orang muda di seluruh pengaturan yang berbeda biasanya cukup mencolok. Pidato ada masalah dalam situasi di mana anak / orang muda merasa nyaman, bagi orang tua misalnya menggambarkan anak mereka sebagai suka mengobrol atau bahkan bossy di rumah dan mereka mungkin berbicara sangat bahagia ketika bermain dengan teman-teman di taman bermain. Mana anak merasa tidak nyaman, untuk apa pun alasannya, masalah mereka dengan pidato menjadi jelas, misalnya guru kelas mereka tidak bisa mendengar anak berbicara sama sekali atau mungkin hanya mendengar pidato dalam kondisi tertentu.
    Sebagian besar anak-anak dengan kesulitan ini tidak mengalami gejala penderitanya tiba-tiba dan tidak biasanya disebabkan oleh peristiwa traumatis tunggal.Biasanya ada suatu underlyin g masalah kecemasan yang sudah hadir untuk beberapa waktu.
    Ini kesulitan khusus dengan pidato jarang – angka bervariasi dari 1 dalam 1000-8 di 1000 – dan tampaknya sebagai umum ditemukan pada anak perempuan sebagai anak laki-laki. Hal ini tidak sama dengan kesulitan dengan pidato yang berhubungan dengan kesulitan fisik atau perkembangan.
    Sebagai seorang pekerja itu, penting untuk ingat bahwa semua anak dapat pemalu di kali, namun intensitas dan durasi dari kesulitan ini dengan pidato jelas membedakannya dari rasa malu hanya ”.

    Hal memikirkan
    Dalam mencoba memahami mengapa seorang anak atau orang muda tidak berbicara dalam situasi tertentu, mungkin membantu untuk berpikir tentang pertanyaan-pertanyaan berikut.
    Apakah ini perilaku baru?
    Kurangnya pidato dalam situasi sosial tertentu harus telah diidentifikasi dan hadir selama lebih dari satu bulan sebelum itu harus dianggap masalah.
    Hal ini juga diingat bahwa kehadiran jenis masalah ini sering tidak sepenuhnya diakui sampai anak mulai pembibitan / sekolah. Memasuki lingkungan sekolah merupakan tantangan besar bagi setiap banyak anak yaitu pertemuan orang-orang baru untuk pertama kalinya, memiliki harapan baru ditempatkan pada mereka, dll Ini adalah kecemasan merangsang situasi dan mungkin menyebabkan gejala pelindung – kurangnya pidato. Kesulitan dengan pidato mungkin juga telah hadir di latar belakang sebelumnya, tapi tidak begitu terlihat. Ketika ditanya, banyak orangtua akan mengatakan bahwa anak mereka telah menunjukkan tanda-tanda rasa malu berlebihan sejak awal masa bayi.
    Apakah ada yang lain ” gejala?
    idak berbicara dapat melayani tujuan anak karena mengurangi kecemasan mereka dan melindungi mereka dari tantangan interaksi sosial, tetapi tidak mereka bicara sering hanya yang paling jelas dan dramatis upaya untuk mengontrol tingkat kecemasan mereka meningkat.
    Gejala lain yang harus diperhatikan untuk dapat mencakup ss shyne berlebihan, kecemasan pemisahan , penarikan, fobia sekolah , perilaku berkemauan kuat (ini dapat membantu anak menghindari kecemasan situasi memprovokasi). tanda-tanda lain dari kecemasan m ight hadir seperti gelisah, wajahnya memerah, berkeringat dan bahkan membasahi / mengotori kecelakaan karena anak tidak dapat meminta untuk pergi ke toilet.
    Apakah mereka memiliki kesulitan bicara dan bahasa?
    Beberapa anak mungkin takut untuk berbicara karena mereka telah berbicara dan / atau kesulitan bahasa, misalnya mereka mungkin tidak ingin berbicara karena “kata-kata mereka” suara lucu. Mungkin seorang anak yang tidak berbicara juga memiliki pidato / kesulitan bahasa, tetapi penting untuk menunjukkan kecemasan yang tetap akar penyebab kesulitan mereka.
    Apakah orang tua dari anak atau orang muda muncul malu / cemas tentang pidato mereka sendiri?
    Sering kali ada sejarah gejala serupa dalam keluarga anak-anak yang tidak mampu berbicara, bagi orang tua misalnya tidak suka berbicara di depan orang lain atau dapat muncul cemas dalam situasi sosial.
    Apakah penggunaan anak lebih dari satu bahasa?
    Ada beberapa indikasi bahwa anak-anak yang tinggal di lingkungan dua bahasa dapat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan ini kesulitan dengan pidato. Hal itu dapat membuat anak lebih sadar diri dan keterampilan berbicara dapat meningkatkan rasa takut mereka dihakimi. Menyesuaikan diri dengan budaya baru atau bahasa yang berbeda juga dapat meningkatkan keengganan mereka untuk berbicara.
    Apakah anak berkomunikasi dengan cara lain?
    Meskipun orang muda tidak dapat berkomunikasi secara lisan melalui pidato, mereka sangat mungkin berkomunikasi dalam beberapa cara, misalnya melalui postur tubuh, ekspresi wajah, gerak tubuh, atau menulis. Jadi hati-hati untuk mengirim pesan mereka dengan cara yang kurang konvensional !
    Bagaimana anak / orang muda di sekolah?
    Sebagian besar anak yang mengalami kesulitan dalam berbicara memiliki pemahaman yang sesuai dengan usia dan memperoleh keterampilan akademik sesuai dengan kemampuan mereka. Guru harus menggunakan / nya inisiatif untuk menemukan cara-cara mencatat kemajuan anak, misalnya bagaimana Anda menilai membaca pembangunan, jika anak tersebut tidak akan membaca keras di depan Anda? Jawabannya mungkin untuk mendapatkan video dari anak membaca dengan suara keras kepada orang tua di rumah.
    Apakah ini akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk membuat teman-teman?
    Anak-anak kecil yang tidak dapat berbicara dalam situasi tertentu biasanya baik-baik saja dengan kelompok sebaya mereka dan tampaknya tidak memiliki masalah membuat teman-teman.. Mereka tampaknya tidak berada pada risiko tinggi dari menggoda . Seringkali teman-teman mereka dapat mengambil peran pelindung atau menjadi juru bicara untuk anak.
    Apakah saya harus melakukan sesuatu?
    Orang tua dari seorang anak yang tidak dapat berbicara dalam situasi tertentu sering mengatakan bahwa anak mereka akan ‘tumbuh dari itu’.
    Beberapa anak-anak, namun sebagian besar membutuhkan bantuan untuk mengembangkan strategi yang baik akan membantu mereka untuk mengatasi kesulitan mereka atau setidaknya membantu mereka untuk hidup dengan itu.
    Jika dibiarkan ‘tumbuh dari itu beberapa anak dapat mengembangkan tertanam lebih banyak masalah pada masa remaja, misalnya tumbuh menjadi dewasa introvert, m enjadi depresi , atau mengalami kesulitan ketika mencoba untuk mendapatkan pekerjaan.
    Lebih baik untuk memperkenalkan strategi pada usia lebih dini daripada nanti. Jika gejalanya menetap sampai usia 8 atau 9, maka mereka tidak berbicara bisa menjadi perilaku yang sangat sulit untuk berubah.
    Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian di bawah ini pada ‘Apa yang dapat Anda lakukan’ untuk ide-ide bahwa pekerja seperti Anda dapat mencoba.

    Pikirkan tentang diri Anda

    Hal ini dapat sangat frustasi dan sulit untuk menerima ketika seseorang harus mampu berbicara dan tidak. Sulit untuk tidak tersinggung ketika seseorang tidak merespon, atau membuat asumsi bawah sadar tentang kemampuan atau motif. Menyadari bahwa perasaan Anda dipengaruhi oleh pengalaman hidup Anda sendiri dan keyakinan akan membuat respons Anda lebih bermanfaat.

    Untuk saran lebih lanjut, lihat bagian menyadari diri Anda dan respon Anda sendiri .

    Apa yang dapat Anda lakukan
    Apakah yang dapat Anda secara keseluruhan untuk mengurangi tingkat anak dari kegelisahan .

    • Menyediakan rutin / struktur untuk kegiatan sehari-hari dapat membantu. Anak itu akan mendapatkan keamanan dari pemahaman apa yang akan terjadi. ini menyediakan prediktabilitas dan membantu mereka untuk mengantisipasi perubahan dalam kegiatan sehari-hari. Hal ini dapat mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan peluang rasa anak dapat berbicara.
    • Cari tahu:
    – Orang-orang bahwa anak akan / tidak akan berbicara dengan misalnya berbicara kepada orang tua tetapi tidak guru.
    Situasi di mana anak akan / tidak akan berbicara misalnya berbicara dalam 1:1 tetapi tidak dalam kelompok.
    Kegiatan di mana anak akan / tidak akan berbicara misalnya berbicara saat santai bermain sepak bola di taman bermain tetapi tidak ketika perasaan di bawah tekanan untuk membaca di kelas.
    Ini akan membantu Anda untuk mengidentifikasi hirarki anak ‘situasi berbicara’ dan Anda kemudian dapat mencoba untuk menghindari menempatkan mereka dalam situasi yang paling ditakuti.
    • Cobalah untuk bersikap santai dan terbuka untuk komunikasi dalam bentuk apapun, untuk mendorong anak untuk berkomunikasi.
    • Yakinkan anak orang / anak muda bahwa tidak ada tekanan pada mereka untuk berbicara dan bahwa jika mereka merasa tidak bisa bicara sekarang bahwa apa-apa.
    • Jelaskan bahwa ada banyak cara lain yang mereka bisa mendapatkan seluruh pesan mereka dan mendorong mereka untuk mencoba untuk berkomunikasi bagaimanapun, misalnya goyang / menganggukkan kepala mereka untuk ya / tidak, gunakan gerak tubuh atau menandatangani, arahkan ke gambar, mulut mereka tanpa mengucapkan kata-kata , bisikan atau menulis hal-hal bawah.
    • Bekerja dengan anak / orang muda dalam lingkungan di mana mereka merasa nyaman dan aman dan mengikuti mereka memimpin – anak muda mungkin ingin bermain di lantai sementara anak yang lebih tua mungkin ingin duduk di meja.
    • Memiliki hadir orangtua dapat membantu memfasilitasi komunikasi.
    • Jika Anda hanya mengenal anak, Anda mungkin ingin menghindari aktivitas yang membutuhkan berbicara bersama-sama. Kurang lebih pasti dapat digunakan! Anda mungkin ingin hanya mendengarkan beberapa musik bersama-sama, seni atau drama atau tugas kreatif lainnya. Memiliki interaksi dengan menggunakan segala cara yang mungkin, misalnya bergiliran dalam permainan non-verbal seperti bergantian dalam percakapan. Dengan melakukan ini, Anda masih membantu anak untuk mempraktekkan keterampilan dasar yang mendukung interaksi sosial di tingkat manapun.
    • Berikan waktu anak membuat tanggapan dan mengharapkan jawaban, apakah lisan atau
    non-verbal. non-verbal.
    • Dalam situasi kelompok, anak mungkin lambat untuk ‘pemanasan’ Mereka tidak mungkin ingin langsung melangkah ke dalam sebuah kegiatan baru.. Jika demikian memberikan waktu untuk menonton terlebih dahulu. Setelah mereka yakin bahwa mereka memahami apa yang terjadi, ada kesempatan lebih dari mereka bergabung dan merasa bisa bicara.
    • Perhatikan penggunaan Anda sendiri bahasa lisan. Gunakan sederhana, kosa kata sehari-hari bahwa anak yang akrab dengan dan akan mengerti. Gunakan kalimat pendek Jangan memberikan terlalu banyak informasi pada satu waktu.. Bagi bahasa Anda menjadi potongan-potongan dikelola.
    • Anda informal dapat memeriksa pemahaman anak bahasa, misalnya meminta mereka untuk melakukan sesuatu dan melihat apakah mereka dapat melaksanakannya. Anak tidak perlu berbicara untuk dapat mengikuti instruksi Anda.
    • Seringkali ketika bekerja dengan anak-anak / orang muda, Anda akan menggunakan pertanyaan terbuka yang mendorong mereka untuk memberikan tanggapan lagi misalnya “Apa yang Anda ingin lakukan”.? Ketika bekerja dengan seorang anak yang memiliki kesulitan berbicara, mungkin akan lebih baik menggunakan pertanyaan tertutup misalnya “Apakah Anda ingin melukis?”, sehingga anak hanya bisa menunjukkan ya / tidak respon dengan mengangguk atau menggelengkan kepalanya.
    • Setiap upaya meningkatkan komunikasi / interaksi perlu dicatat dan diperkuat, apakah verbal atau non-verbal.
    • Pikirkan tentang bagaimana untuk mendorong anak untuk berbicara. Langkah-langkah yang Anda lakukan terhadap perbaikan kualitas harus kecil dan dicapai. Untuk memberi contoh, langkah pertama mungkin mendorong anak untuk berbicara dengan orangtua mereka sementara mereka berdua sendirian di kelas bermain game. Kemudian mendorong guru untuk berjalan kelas masa lalu sehingga dia tidak sengaja mendengar berbicara dengan anak orangtua. Langkah selanjutnya mungkin bagi guru untuk masuk ruangan dan akhirnya mendorong guru untuk mengambil bagian dalam permainan bersama anak dan orangtua mereka.
    • Ingat bahwa kurangnya bicara biasanya hanya satu gejala dari masalah mendasar dengan kecemasan topi t telah ada di anak selama beberapa waktu. Ini karena itu terbaik untuk mengambil sudut pandang yang lebih luas dan tidak hanya berfokus pada perilaku pidatoJika Anda fokus hanya pada perilaku pidato Anda mungkin kecewa oleh lambatnya kemajuan dengan satu gejala tetapi jika Anda mengambil pandangan yang lebih luas dan melihat kemajuan pada rentang perilaku yang lebih luas, dapat membuat Anda lebih positif dalam pandangan Anda.

    Ketika menghubungi seorang spesialis kesehatan mental / pidato dan terapis bahasa
    Kesulitan dengan pidato dalam situasi sosial tertentu harus telah hadir selama lebih dari satu bulan agar bisa dilihat sebagai masalah. Rujukan ke spesialis untuk nasihat harus dilakukan jika perilaku terus berlanjut selama lebih dari 2 bulan.
    Anak yang menunjukkan gejala-gejala ringan, misalnya menanggapi dengan suara lembut, kurang dari mengkhawatirkan.
    Mintalah bantuan jika anak juga menampilkan tanda-tanda perilaku lain yang memberikan memprihatinkan, misalnya sering outburs ts / amukan , fobia sekolah .

    Cara untuk menghubungi spesialis kesehatan mental
    Anda harus menghubungi pusat kesehatan atau rumah sakit setempat untuk mendapatkan nomor kontak untuk anak-anak muda yang sesuai dan spesialis kesehatan mental masyarakat. Ingat – Anda dapat menghubungi dokter spesialis kesehatan mental setempat Anda untuk beberapa alasan, misalnya:
    • Untuk saran tentang cara untuk membuat arahan tentang seorang anak bernama.
    • Untuk saran tentang apakah atau tidak untuk membuat rujukan (itu adalah normal praktek untuk mencari nasihat ini tanpa menyebut nama anak dalam contoh pertama).
    • Untuk saran tentang apa yang harus dilakukan (sekali lagi seharusnya tidak ada keharusan untuk nama anak).
    Dengan tidak memberi nama anak Anda hak mereka untuk melindungi kerahasiaan. Metode mencari nasihat juga memiliki keuntungan bahwa Anda tidak perlu mendapatkan persetujuan siapa pun sebelum panggilan telepon kontak Anda.

  4. MENGATASI ANAK TIDAK BICARA
    Sifat bisu selektif adalah istilah yang digunakan ketika seorang anak atau orang muda terus-menerus menemukan diri mereka tidak mampu berbicara dalam situasi sosial tertentu di mana ada harapan pada mereka untuk berbicara.
    Anak-anak yang memiliki pengalaman laporan ini kesulitan bahwa mereka benar-benar ingin berbicara, tetapi tidak dapat membawa diri untuk melakukannya dalam keadaan tertentu.
    Kesenjangan dalam pidato anak / orang muda di seluruh pengaturan yang berbeda biasanya cukup mencolok. Pidato ada masalah dalam situasi di mana anak / orang muda merasa nyaman, bagi orang tua misalnya menggambarkan anak mereka sebagai suka mengobrol atau bahkan bossy di rumah dan mereka mungkin berbicara sangat bahagia ketika bermain dengan teman-teman di taman bermain. Mana anak merasa tidak nyaman, untuk apa pun alasannya, masalah mereka dengan pidato menjadi jelas, misalnya guru kelas mereka tidak bisa mendengar anak berbicara sama sekali atau mungkin hanya mendengar pidato dalam kondisi tertentu.
    Sebagian besar anak-anak dengan kesulitan ini tidak mengalami gejala penderitanya tiba-tiba dan tidak biasanya disebabkan oleh peristiwa traumatis tunggal.Biasanya ada suatu underlyin g masalah kecemasan yang sudah hadir untuk beberapa waktu.
    Ini kesulitan khusus dengan pidato jarang – angka bervariasi dari 1 dalam 1000-8 di 1000 – dan tampaknya sebagai umum ditemukan pada anak perempuan sebagai anak laki-laki. Hal ini tidak sama dengan kesulitan dengan pidato yang berhubungan dengan kesulitan fisik atau perkembangan.
    Sebagai seorang pekerja itu, penting untuk ingat bahwa semua anak dapat pemalu di kali, namun intensitas dan durasi dari kesulitan ini dengan pidato jelas membedakannya dari rasa malu hanya ”.

    Hal memikirkan
    Dalam mencoba memahami mengapa seorang anak atau orang muda tidak berbicara dalam situasi tertentu, mungkin membantu untuk berpikir tentang pertanyaan-pertanyaan berikut.
    Apakah ini perilaku baru?
    Kurangnya pidato dalam situasi sosial tertentu harus telah diidentifikasi dan hadir selama lebih dari satu bulan sebelum itu harus dianggap masalah.
    Hal ini juga diingat bahwa kehadiran jenis masalah ini sering tidak sepenuhnya diakui sampai anak mulai pembibitan / sekolah. Memasuki lingkungan sekolah merupakan tantangan besar bagi setiap banyak anak yaitu pertemuan orang-orang baru untuk pertama kalinya, memiliki harapan baru ditempatkan pada mereka, dll Ini adalah kecemasan merangsang situasi dan mungkin menyebabkan gejala pelindung – kurangnya pidato. Kesulitan dengan pidato mungkin juga telah hadir di latar belakang sebelumnya, tapi tidak begitu terlihat. Ketika ditanya, banyak orangtua akan mengatakan bahwa anak mereka telah menunjukkan tanda-tanda rasa malu berlebihan sejak awal masa bayi.
    Apakah ada yang lain ” gejala?
    idak berbicara dapat melayani tujuan anak karena mengurangi kecemasan mereka dan melindungi mereka dari tantangan interaksi sosial, tetapi tidak mereka bicara sering hanya yang paling jelas dan dramatis upaya untuk mengontrol tingkat kecemasan mereka meningkat.
    Gejala lain yang harus diperhatikan untuk dapat mencakup ss shyne berlebihan, kecemasan pemisahan , penarikan, fobia sekolah , perilaku berkemauan kuat (ini dapat membantu anak menghindari kecemasan situasi memprovokasi). tanda-tanda lain dari kecemasan m ight hadir seperti gelisah, wajahnya memerah, berkeringat dan bahkan membasahi / mengotori kecelakaan karena anak tidak dapat meminta untuk pergi ke toilet.
    Apakah mereka memiliki kesulitan bicara dan bahasa?
    Beberapa anak mungkin takut untuk berbicara karena mereka telah berbicara dan / atau kesulitan bahasa, misalnya mereka mungkin tidak ingin berbicara karena “kata-kata mereka” suara lucu. Mungkin seorang anak yang tidak berbicara juga memiliki pidato / kesulitan bahasa, tetapi penting untuk menunjukkan kecemasan yang tetap akar penyebab kesulitan mereka.
    Apakah orang tua dari anak atau orang muda muncul malu / cemas tentang pidato mereka sendiri?
    Sering kali ada sejarah gejala serupa dalam keluarga anak-anak yang tidak mampu berbicara, bagi orang tua misalnya tidak suka berbicara di depan orang lain atau dapat muncul cemas dalam situasi sosial.
    Apakah penggunaan anak lebih dari satu bahasa?
    Ada beberapa indikasi bahwa anak-anak yang tinggal di lingkungan dua bahasa dapat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan ini kesulitan dengan pidato. Hal itu dapat membuat anak lebih sadar diri dan keterampilan berbicara dapat meningkatkan rasa takut mereka dihakimi. Menyesuaikan diri dengan budaya baru atau bahasa yang berbeda juga dapat meningkatkan keengganan mereka untuk berbicara.
    Apakah anak berkomunikasi dengan cara lain?
    Meskipun orang muda tidak dapat berkomunikasi secara lisan melalui pidato, mereka sangat mungkin berkomunikasi dalam beberapa cara, misalnya melalui postur tubuh, ekspresi wajah, gerak tubuh, atau menulis. Jadi hati-hati untuk mengirim pesan mereka dengan cara yang kurang konvensional !
    Bagaimana anak / orang muda di sekolah?
    Sebagian besar anak yang mengalami kesulitan dalam berbicara memiliki pemahaman yang sesuai dengan usia dan memperoleh keterampilan akademik sesuai dengan kemampuan mereka. Guru harus menggunakan / nya inisiatif untuk menemukan cara-cara mencatat kemajuan anak, misalnya bagaimana Anda menilai membaca pembangunan, jika anak tersebut tidak akan membaca keras di depan Anda? Jawabannya mungkin untuk mendapatkan video dari anak membaca dengan suara keras kepada orang tua di rumah.
    Apakah ini akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk membuat teman-teman?
    Anak-anak kecil yang tidak dapat berbicara dalam situasi tertentu biasanya baik-baik saja dengan kelompok sebaya mereka dan tampaknya tidak memiliki masalah membuat teman-teman.. Mereka tampaknya tidak berada pada risiko tinggi dari menggoda . Seringkali teman-teman mereka dapat mengambil peran pelindung atau menjadi juru bicara untuk anak.
    Apakah saya harus melakukan sesuatu?
    Orang tua dari seorang anak yang tidak dapat berbicara dalam situasi tertentu sering mengatakan bahwa anak mereka akan ‘tumbuh dari itu’.
    Beberapa anak-anak, namun sebagian besar membutuhkan bantuan untuk mengembangkan strategi yang baik akan membantu mereka untuk mengatasi kesulitan mereka atau setidaknya membantu mereka untuk hidup dengan itu.
    Jika dibiarkan ‘tumbuh dari itu beberapa anak dapat mengembangkan tertanam lebih banyak masalah pada masa remaja, misalnya tumbuh menjadi dewasa introvert, m enjadi depresi , atau mengalami kesulitan ketika mencoba untuk mendapatkan pekerjaan.
    Lebih baik untuk memperkenalkan strategi pada usia lebih dini daripada nanti. Jika gejalanya menetap sampai usia 8 atau 9, maka mereka tidak berbicara bisa menjadi perilaku yang sangat sulit untuk berubah.
    Untuk informasi lebih lanjut, lihat bagian di bawah ini pada ‘Apa yang dapat Anda lakukan’ untuk ide-ide bahwa pekerja seperti Anda dapat mencoba.

    Pikirkan tentang diri Anda

    Hal ini dapat sangat frustasi dan sulit untuk menerima ketika seseorang harus mampu berbicara dan tidak. Sulit untuk tidak tersinggung ketika seseorang tidak merespon, atau membuat asumsi bawah sadar tentang kemampuan atau motif. Menyadari bahwa perasaan Anda dipengaruhi oleh pengalaman hidup Anda sendiri dan keyakinan akan membuat respons Anda lebih bermanfaat.

    Untuk saran lebih lanjut, lihat bagian menyadari diri Anda dan respon Anda sendiri .

    Apa yang dapat Anda lakukan
    Apakah yang dapat Anda secara keseluruhan untuk mengurangi tingkat anak dari kegelisahan .

    • Menyediakan rutin / struktur untuk kegiatan sehari-hari dapat membantu. Anak itu akan mendapatkan keamanan dari pemahaman apa yang akan terjadi. ini menyediakan prediktabilitas dan membantu mereka untuk mengantisipasi perubahan dalam kegiatan sehari-hari. Hal ini dapat mengurangi tingkat kecemasan dan meningkatkan peluang rasa anak dapat berbicara.
    • Cari tahu:
    – Orang-orang bahwa anak akan / tidak akan berbicara dengan misalnya berbicara kepada orang tua tetapi tidak guru.
    Situasi di mana anak akan / tidak akan berbicara misalnya berbicara dalam 1:1 tetapi tidak dalam kelompok.
    Kegiatan di mana anak akan / tidak akan berbicara misalnya berbicara saat santai bermain sepak bola di taman bermain tetapi tidak ketika perasaan di bawah tekanan untuk membaca di kelas.
    Ini akan membantu Anda untuk mengidentifikasi hirarki anak ‘situasi berbicara’ dan Anda kemudian dapat mencoba untuk menghindari menempatkan mereka dalam situasi yang paling ditakuti.
    • Cobalah untuk bersikap santai dan terbuka untuk komunikasi dalam bentuk apapun, untuk mendorong anak untuk berkomunikasi.
    • Yakinkan anak orang / anak muda bahwa tidak ada tekanan pada mereka untuk berbicara dan bahwa jika mereka merasa tidak bisa bicara sekarang bahwa apa-apa.
    • Jelaskan bahwa ada banyak cara lain yang mereka bisa mendapatkan seluruh pesan mereka dan mendorong mereka untuk mencoba untuk berkomunikasi bagaimanapun, misalnya goyang / menganggukkan kepala mereka untuk ya / tidak, gunakan gerak tubuh atau menandatangani, arahkan ke gambar, mulut mereka tanpa mengucapkan kata-kata , bisikan atau menulis hal-hal bawah.
    • Bekerja dengan anak / orang muda dalam lingkungan di mana mereka merasa nyaman dan aman dan mengikuti mereka memimpin – anak muda mungkin ingin bermain di lantai sementara anak yang lebih tua mungkin ingin duduk di meja.
    • Memiliki hadir orangtua dapat membantu memfasilitasi komunikasi.
    • Jika Anda hanya mengenal anak, Anda mungkin ingin menghindari aktivitas yang membutuhkan berbicara bersama-sama. Kurang lebih pasti dapat digunakan! Anda mungkin ingin hanya mendengarkan beberapa musik bersama-sama, seni atau drama atau tugas kreatif lainnya. Memiliki interaksi dengan menggunakan segala cara yang mungkin, misalnya bergiliran dalam permainan non-verbal seperti bergantian dalam percakapan. Dengan melakukan ini, Anda masih membantu anak untuk mempraktekkan keterampilan dasar yang mendukung interaksi sosial di tingkat manapun.
    • Berikan waktu anak membuat tanggapan dan mengharapkan jawaban, apakah lisan atau
    non-verbal. non-verbal.
    • Dalam situasi kelompok, anak mungkin lambat untuk ‘pemanasan’ Mereka tidak mungkin ingin langsung melangkah ke dalam sebuah kegiatan baru.. Jika demikian memberikan waktu untuk menonton terlebih dahulu. Setelah mereka yakin bahwa mereka memahami apa yang terjadi, ada kesempatan lebih dari mereka bergabung dan merasa bisa bicara.
    • Perhatikan penggunaan Anda sendiri bahasa lisan. Gunakan sederhana, kosa kata sehari-hari bahwa anak yang akrab dengan dan akan mengerti. Gunakan kalimat pendek Jangan memberikan terlalu banyak informasi pada satu waktu.. Bagi bahasa Anda menjadi potongan-potongan dikelola.
    • Anda informal dapat memeriksa pemahaman anak bahasa, misalnya meminta mereka untuk melakukan sesuatu dan melihat apakah mereka dapat melaksanakannya. Anak tidak perlu berbicara untuk dapat mengikuti instruksi Anda.
    • Seringkali ketika bekerja dengan anak-anak / orang muda, Anda akan menggunakan pertanyaan terbuka yang mendorong mereka untuk memberikan tanggapan lagi misalnya “Apa yang Anda ingin lakukan”.? Ketika bekerja dengan seorang anak yang memiliki kesulitan berbicara, mungkin akan lebih baik menggunakan pertanyaan tertutup misalnya “Apakah Anda ingin melukis?”, sehingga anak hanya bisa menunjukkan ya / tidak respon dengan mengangguk atau menggelengkan kepalanya.
    • Setiap upaya meningkatkan komunikasi / interaksi perlu dicatat dan diperkuat, apakah verbal atau non-verbal.
    • Pikirkan tentang bagaimana untuk mendorong anak untuk berbicara. Langkah-langkah yang Anda lakukan terhadap perbaikan kualitas harus kecil dan dicapai. Untuk memberi contoh, langkah pertama mungkin mendorong anak untuk berbicara dengan orangtua mereka sementara mereka berdua sendirian di kelas bermain game. Kemudian mendorong guru untuk berjalan kelas masa lalu sehingga dia tidak sengaja mendengar berbicara dengan anak orangtua. Langkah selanjutnya mungkin bagi guru untuk masuk ruangan dan akhirnya mendorong guru untuk mengambil bagian dalam permainan bersama anak dan orangtua mereka.
    • Ingat bahwa kurangnya bicara biasanya hanya satu gejala dari masalah mendasar dengan kecemasan topi t telah ada di anak selama beberapa waktu. Ini karena itu terbaik untuk mengambil sudut pandang yang lebih luas dan tidak hanya berfokus pada perilaku pidatoJika Anda fokus hanya pada perilaku pidato Anda mungkin kecewa oleh lambatnya kemajuan dengan satu gejala tetapi jika Anda mengambil pandangan yang lebih luas dan melihat kemajuan pada rentang perilaku yang lebih luas, dapat membuat Anda lebih positif dalam pandangan Anda.

    Ketika menghubungi seorang spesialis kesehatan mental / pidato dan terapis bahasa
    Kesulitan dengan pidato dalam situasi sosial tertentu harus telah hadir selama lebih dari satu bulan agar bisa dilihat sebagai masalah. Rujukan ke spesialis untuk nasihat harus dilakukan jika perilaku terus berlanjut selama lebih dari 2 bulan.
    Anak yang menunjukkan gejala-gejala ringan, misalnya menanggapi dengan suara lembut, kurang dari mengkhawatirkan.
    Mintalah bantuan jika anak juga menampilkan tanda-tanda perilaku lain yang memberikan memprihatinkan, misalnya sering outburs ts / amukan , fobia sekolah .

    Cara untuk menghubungi spesialis kesehatan mental
    Anda harus menghubungi pusat kesehatan atau rumah sakit setempat untuk mendapatkan nomor kontak untuk anak-anak muda yang sesuai dan spesialis kesehatan mental masyarakat. Ingat – Anda dapat menghubungi dokter spesialis kesehatan mental setempat Anda untuk beberapa alasan, misalnya:
    • Untuk saran tentang cara untuk membuat arahan tentang seorang anak bernama.
    • Untuk saran tentang apakah atau tidak untuk membuat rujukan (itu adalah normal praktek untuk mencari nasihat ini tanpa menyebut nama anak dalam contoh pertama).
    • Untuk saran tentang apa yang harus dilakukan (sekali lagi seharusnya tidak ada keharusan untuk nama anak).
    Dengan tidak memberi nama anak Anda hak mereka untuk melindungi kerahasiaan. Metode mencari nasihat juga memiliki keuntungan bahwa Anda tidak perlu mendapatkan persetujuan siapa pun sebelum panggilan telepon kontak Anda.

    http://www.handsonscotland.co.uk/topics/unusual/does_not_speak

    • Terimakasih kepada segenap Guru dari SDIT Assalam Tangerang atas silaturahimnya ke MI Merdeka. Kita semua merasa berterimakasih atas kunjungannya, semoga hikmah kita bisa ambil bersama-sama. Insyaalloh lain waktu kami juga berhasrat untuk bisa silaturahim ke SDIT Assalam dalam rangka kebaikan bersama. Amiin

  5. Dear pengajar merdeka sekolah…
    Kebetulan sekali lokasi rumah kami dekat dengan lokasi sekolah.
    αϑα sedekit kekhawatiran muncul dalam benak saya, ketika melihat lokasi sekolah yg maaf dekat dg lokasi pembuangan sampah, “apakah lingkungan ini cukup sehat untuk anak saya? Apakah nanti para guru mampu mengawasi setiap anak seperti anakku dari lingkungan sekitar?” Tapi sejenak sy berfikir bagaimana dg anak-anak dijalanan? Dg panas dan hujan,dg langit sebagai atap mereka dan debu yg seringkali menempel di makanan mereka, mereka tetap bisa sehat.
    Mungkin bp/ibu guru bisa memberi sedikit pandangan.
    Terima kasih.

  6. Terimakasih atas segala perhatiannya pada sekolah Merdeka mohon maaf baru bisa membalas saat ini. Sekolah Merdeka pada dasarnya adalah sekolah kehidupan. Maksudnya sekolah yang mendasarkan pada kenyataan yang ada pada kehidupan ini. Namun kami bisa memahami apa yang Saudara kawatirkan. Kami sedang dalam upaya untuk melakukan upaya-upaya agar sampah tersebut bisa segera teratasi. Pada dasarnya tempat tersebut bukan tempat pembuangan sampah baik sementara maupun akhir. Itu tanah PT yang belum dimanfaatkan sehingga dijadikan tempat pembuangan sampah. Kami sedang berkoordinasi dengan Desa dan Forum RW untuk mengatasi masalah tersebut. Mohon do’anya sehingga masalah sampah dapat kami selesaikan segera dengan izin Alloh.
    Terkait dengan sekolah Merdeka kami tidak menjanjikan sesuatu yang muluk-muluk namun kami berbuat sesuai dengan apa yang kami mampu. Semoga bisa memberikan kebaikan pada Ummat. TK atas perhatiannya dan sarannya.

  7. jadi sedih jika melihat kondisi dunia pendidikan di negeri ini, Menjamurnya institusi pendidikan yang mencetak anak didik menjadi buruh kantoran, bukan sebagai pemikir-pemikir handal yang siap menganalisa kondisi sekitarnya. karena pola buruhlah, segala macam hafalan dijejalkan kepada anak murid. dan semuanya hanya demi satu kata IJAZAH! ya ijazah, ijazah dan ijazah yang diperlukan untuk mencari pekerjaan. Tugas mendidik bukan mentransfermpengetahuan semata melainkan mampu melatih peserta didik agar memiliki kepedulian terhadap sesama. lihat saja, bagaimana kebutuhan peserta didik yang direduksi melalui rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan silabus yang sudah di bakukan. sehingga guru seakan hanya menjadi pelayan alat kekuasaan negara tanpa melihat sisi humanis seorang guru, yaitu sebagai pendidik. hal ini menyebabkan otoritas guru tak lagi menjadi kekuatan dalam memberikan makna pendidikan kepada peserta didik.

    • Pendidikan sebuah realitas yang dikemas dalam sebuah sistem dan strategi pembelajaran aga mencapai tujuan pembelajaran. Untuk pendidikan bukanlah transaksional tapi menikmati makna kehidupan manusia didunia ini agar berarti bagi diri, orang lain dan menjadi jalan terang ke akhirat nanti.

  8. Anak saya memang masih kecil baru umur 4thn 3bln dah saya elesin cz untuk persiapan masuk tk/sd nnti nya,,
    Dia anak nya aktif bgt gx bisa diam,tpi cpt nangep nya cuma cpt bosenan juga klo kata dia kelamaan,,
    Nah suatu,hari guru eles nya ngmnk sama saya klo anak saya lebih bagus masukin sekolah alam,
    Lngsnk yg ad di pikiran saya cari tau sekolah alam sd di dkt rumah dan ternyta ad sekolah merdeka tpi yg masih saya pertanyakan biaya nya cz saya pikir sekolah alam pasti mahal,,
    Tolong minta penjelasan nya donk klo dah ancang” kan saya masih bisa buat antisipasi,trima kasih maaf klo ad kata yg salah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s