Anak Merdeka Berenang


Saling mengenal diri di atas air

Anak-anak itu merdeka girang berlarian. Tatap matanya melayang tanpa batas sebagai refleksi hatinya yang berbingar. Riuh canta dan harap terucap liar dari bibir-bibirnya yang masih bersih. ‘Aku  nanti akan berenang dengan kencang seperti Ricard Sambera (Perenang Nasional). Aku ingin jadi perenang hebat’ cita-citanya. Sementara Marlan, anak pendiam itu juga hanyut oleh deru hasrat anak merdeka yang sudah gemuruh untuk menuju kolam renang yang ada di sebuah komplek rumah para priyayi. Rohim anak pengojeg tidak seriang lainnya karena sedang sakit mata sehingga tidak bisa bersorai sebagaimana temannya, dan diputuskan untuk tetep disekolah kawatir nanti menular. Agak sedikit gundah akhirnya Rohim menyerah pada kenyataan.

Tidak ketinggalan ibu-ibu wali murid ikut sibuk karena harus membawa perbekalan renang bagi masing-masing buah hatinya. Walau sibuk nampak rona bahagia mengantar buah hatinya menuju kolam renang untuk Merdeka berenang. Akhirnya mobil angkot yang disewa datang 3 mobil, dan anak-anak polos yang merdeka itu berlari untuk berebut posisi tempat duduk yang strategis. Letupan-letupan canta tak terbendung, bahkan ada beberapa anak merdeka yang riang bersenandung,  tak lupa bibir tipisnya sambil mengunyak permen dan kue-kue kecil.

Ibu dan Bapak gurunya memberi komando dan berangkatlah menuju kolam keriangan. Berhamburan dan langsung byuuuurrr……, Suasana belajar yang anak mengasyikkan dan harus diyakini bahwa kenangan ini tak kan pernah hilang dari memori edukasi. Selamat berenang Merdeka wahai anak Merdeka…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s