Keindahan Dilangit Biru


BIARKAN KEINDAHAN ITU TENGELAM DILANGIT BIRU

 

Sebuah cita-cita dan perjuang yang memberikan kita merasakan kehidupan itu makin mempunyai makna dan tujuan. Tapi cita-cita bukan sebuah keindahan yang dapat dilhat dalam realitas kehidupan ini sebagai sebuah bentuk yang dapat dilihat oleh semua orang. Tapi yang jelas keindahan itu memang tengelam di langit biru yang membuat orang memang tidak dapat melihat itu sebuah realitas.

Kadang membuat kita tidak tahu dimana harus melakukan. Dengan memberikan pandangan dalam realitas kehidupan. Bentuk tak lagi berkata dengan apa yang kita tahu, seolah kita merangkak dalam ruang yang tidak pahami sebagai sebuah kekuatan yang memberikan kita pada kesadaran baru. Tidak ada lagi pandangan yang begitu penting di dalam perjuangan semua itu tengelam dalam langit biru, tanpa harus bagaimana kita mengatakan hal itu. Satu demi satu langkah menjadi sebuah beban yang membuat kita pada satu kesimpulan harus seperti ini, tanpa kita tak tahu bagaimana harus melakukan. Karena sudah banyak batasan dan keinginan yang tidak pernah dipahami sebagai langkah kongkrit di dalam melakukannya. Dalam dunia pendidikan pada saat ini apa kekuatan dunia maya ini menjadi sebuah andalan yang hanya sebuah publikasi tanpi di back up dengan kemampuan mewujudakan sebuah mimpi. Apakah diantara kita masih berkata tentang diri kita untuk kepentingan kita bersama. Sehingga bergerak pada permasalahan yang akan memberikan kemungkinan pada bentuk yang inginkan. Seolah perjalanan menjadi sebuah tebakan yang harus dipersiapkan dalam jiwa dan kehidupan ini. Karena tanpa ini kita akan selalu dalam tiupan angin yang tidak pernah dirasakan sebagai kesadaran yang hilang karena terbuai dan tertidur tanpa sadar. Kesiapan dalam perubahan membuat kita tidak akan merasakan itu memang sebuah perubahan tapi itu adalah sebuah dinamikan kehidupan yang harus dipahami sebagai langkah kehidupan yang tidak pernah tahu apa kelanjutannya. Meskipun kita merasakan berat untuk melihat dan mendengarnya, tapi alam selalu memberikan ruang pada kita bahwa perjuangan adalah sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan yang memberikan kita sesuatu. Tapi membuat kita menyadari bahwa hidup ini memang harus dijalan dengan segala macam resiko yang terjadi. Tapi mudah-mudah ini bukan sesuatu yang membuat kita menjadi orang yang menyerahkan diri pada realitas sosial yang kita sendiri tidak begitu suka untuk bisa dihanyutkan karena langkah dan gerak itu memang harus menjadi panggilan hidup untuk selalu bergerak pada kehidupan yang memang memberikan kita pada nilai kehidupan ini. Kita memang tidak tahu kapan perjuangan ini memang harus berhenti dan tengelam di langit biru tanpa dipahami. Semuanya bergerak tak terkendali, dan tak terpahami untuk bisa melakukan langkah-langkah yang membuat kita tidak bisa ajek. Kekuatan iman dan ketaqwaanlah yang membuat hidup ini menjadi bisa kita pahami sebagai sebuah perjuangan tanpa bisa melihat orang lain dengan napsu dengan keinginan dan ketetapannya yang sebenar tidak sesui dengan apa yang menjadi panggilan hidup manusia, untuk selalu berkata dalam alam ini. Agar bisa dikatakan dalam kenyataan hidup ini. Karena realitas sosial adalah representasi dari dinamikan kehidupan manusia untuk berkata pada sebuah angin agar selalu menjadi catatan kehidupan manusia. Langit itu masih biru biarkan hati dan jiwa ini berkata pada langit dan bumi sebagai bagian dari sahabat kehidupan untuk berkata dalam realitas sosial. Karena kita tak tahu apa lagi yang harus kita lakukan dan pikiran tanpa harus mengkaitan masalah ini pada Allah sebagai sumber kehidupan yang dapat menghidupkan manusia untuk selalu berjalan sesuai dengan kehidupan manusia. (Tri-Aru)

3 thoughts on “Keindahan Dilangit Biru

  1. Perjalanan memang tidak selalu baik dan memberikan kita kesenangan apa yang kita inginkan. Karena keinginan tidak bisa selalu sejalan dengan orang lain dan kehidupan ini. Tapi keinginan adalah sebuat realitas kehidupan kita yang dapat membukan pandangan untuk dapat menerima dan membaginya. Karena dengan keinginan tumbuhlah dari kesadaran dirinya kita bahwa apa yang kita inginan adalah sebuah upaya dari kekurangan dan ketidak mampuan kita di dalam kehidupan ini. Namun kita berusaha untuk bisa mengatasi kekurangan ini menjadi sebuah semangat untuk selalu memperbaiki. Dengan begitu keinginan memberikan kita pintu pemahaman tentang ada sebuah pemahaman terhadap orang lain dan realitas kehidupan yang harus dimengerti sebagai keberadaannya.

    Memang perjalan adalah kalimat dan pemahaman manusia tentang sebuah gerak dalam melipat waktu tanpa bisa kita menemukan apa kalau kita tidak mempunyai motivasi dan visi apa yang akan kita lakukan. Karena Allah sendiri di dalam menciptakan manusia itu mempunyai visi yang jelas meskipun iblis menentangnya dan malaikat mempertanyakan. Untuk menyembah Allah sebagai keberadaannya dalam kehidupan ini. Perjalan menjadi sebuah kesadaran manusia tentang keberadaan dirinya untuk melihat kehidupan alam ini menjadi begitu bermakna dan memberikan kekuatan pada setiap orang untuk mengatakan bahwa hidup ini harus diperjuangkan dengan ketekunan dan kesabaran yang tanpa batas. Karena kesabaran itu bukan sebuah batas dari kehidupan tapi sebuah ruang untuk memberikan kekuatan pada setiap orang yang mau memperjuangkan kehidupan ini. Kehidupan ini direpresentasi pada dunia pendidikan yang membuat orang mengerti apa yang dia lakukan dan apa yang dikerjakan serta apa yang sudah diselesaikan dalam hidup ini. Pendidikan realitas dunia manusia yang memberikan pemahaman pada batas dan kebebasan untuk melihat dan berpikir serta merasakan nadi dari kehidupan ini. Karena dengan pendidikan ini kita tahu apa sebuah batasan dalam hidup ini. Batasan adalah sebuah realitas yang memperingatkan kita akan sebuah bahaya bagi kita untuk tidak melakukannya diluar batas. Karena melanggar batasan sama artinya melukai dirinya sendiri. Karena batasan adalah sebuah pelindungan manusia dari sesuatu yang dapat menganggu kenyamanan manusia di dalam realitas sosial kehidupannya. Dengan mengetahuai batasan sama artinya mengerti akan kebebasan manusia di dalam kehidupan ini. Dan pendidikan memberikan hal itu, dengan kebebasan membuat orang menjadi lebih mudah mengerti dan memahami apa yang menjadi tujuan hidup ini untuk selalu dapat diaktualisasikan sebagai makna kehidupan ini.

    Kebebasan adalah kemerdekaan yang diberikan Allah pada manusia di dalam kehidupan ini. Kebebasan adalah sebuah pendidkan kemerdekaan manusia di dalam kehidupan ini. Karena dengan merdeka dia akan memberikan banyak kemungkinan pada diri sendiri maupun orang lain untuk selalu berbagi. Karena kehidupan yang diberikan Allah pada manusia untuk bisa terlihat indah adalah dengan berbagi menjadi kesadaran baru untuk mengerti apa yang dilakukan dan dipelajari sebuah proses pemahaman dan pemikiran untuk mempertajam sensitifitas perasaan dan jiwa manusia untuk bisa berkata pada alam kehidupan ini.

    Kehidupan yang indah sebuah perjalan lurus menjelaskan kata dan kalimat dari realitas sosial kehidupan masyarakat. Keindahan hidup sebuah kemerdekan sekolah dalam pendidikan mengenai apa yang membuat kita menjadi sempit di dalam melihatnya. Karena merdeka sekolah seharusnya memberikan banyak kemungkina pada orang lain untuk melihat bahwa itu memang sesuatu permasalahan yang memang harus diatasi bukan sesuatu persoalan yang membuat dirinya terjebak pada ketidak berdayaan dan untuk saling menuntutnya. Kehidupan memang menjadi sebuah kemerdekaan sekolah untuk selalu dapat melihat keindahan diantara kegelapan. Karena langit memang biru dan awan putih selalu berarak bersama angin kesejukan untuk bisa membersikan mata pandangan dan mata hati untuk memberikan jiwa yang kuat untuk selalu mau belajar dan mengerti arti dari perjalanan hidup ini.

    Merdeka sekolah dengan segala terbatasannya yang dapat dilihat adalah sekolah masih kontrak, sebuah keterbatasan dalam arti waktu untuk bisa diselesaikan. Namun kendala juga harus bisa diatasi. Mengatasi itu menjadi motivasi sendiri, tapi kadang keterbatasan itu menjadi sebuah penghalang yang harus dimengerti agar bisa disingkirkan dengan baik. Karena dengan keterbatasan ini memang kita harus banyak berjuang dan berjuang. Memang tak ada lagi yang dapat diupayakan selain membuka kesabaran dan ketekunan untuk mengapai sebuah mimpi bagi anak-anak untuk merdeka sekolah.

    Merenung dan menjalani sebuah kegiatan yang memperkuat niat dan mimpi itu menjadi sebuah kenyataan, karena kepedihan dan batasan menjadi sesuatu tikaman untuk berjalan dalam sisi kehidupan yang masih bisa dirasakan sebagai makna. Karena dengan itu pendidikan akan membuat setiap orang akan mengerti apa yang menjadi pikiran dan perasaannya untuk dikatakan dalam kehidupan ini. Keberadaan menjadi pemahaman yang membuat orang selalu ini merasakan bahwa apa yang dilakukan itu memberikan sesuatu yang terbaik bagi dirinya dan orang lain. Kemampuan yang diharga orang lain membuat diri seseorang menjadi lebih hidup dan bermakna, sehingga warna kehidupan itu akan selalu menghiasi dirinya untuk selalu tumbuh dan berkembang menjadi kesadaran untuk selalu berkata pada kehidupan ini bahwa semau orang itu memang baik dan semua menjadi teman kita. Meskipun kita tidak apa yang menjadi pandangan orang lain terhadap kita tapi kita merasakan bahwa apa yang dilihat orang lain menjadi bagian dari diri kita. Kebahagian orang lain menjadi kebahagian kita sedihan orang lain menjadi kesedihan kita, kesusahan orang lain menjadi susahan kita, untuk bisa membantu dan mendoakan agar orang itu bisa lepas dari kesedihan, kesushan, karena hidup ini bukan sendiri karena hidup ini bersama untuk mengatakan sesuatu bersama. Sehingga silaturahim dan kehidupan berjamaah menjadi sesuatu keharusan yang dibangun masyarakat di dalam dunia pendidikan untuk memerdeka sekolah menjadi sesuatu yang lebih hidup dan menjadi kehidupan yang nyata. Karena tanpa ada kesadaran itu tidak mungkin kehidupan itu menjadi lebih baik dan berarti. Karena kebersamaan masa arti menguatkan diri sendiri menjadi lebih baik dan berharga bagi kehidupan ini. Kenapa kita harus berpikir tentang kehidupan ini tapi tidak bisa dijalankan dengan pkiran karena rasa dan jiwa menjadi bagian dari kehidupan manusia. Pikir menjadi sebuah pemahaman dan kesadaraan akan rasa dan jiwa untuk selalu berkata apa yang menjadi terbaik bagi kita dan orang lain.

    Memang hidup ini tidak seindah apa yang dikatakan dan apa yang kita tuliskan. Kehidupan ini adalah realitas yang tidak bisa kita pahami karena banyak yang harus dipelajari. Merdeka sekolah adalah sebuah realitas yang membuat kita menjadi kuatir dan susah karena dia sudah begitu indah dalam dunia maya. Merdeka sekolah menjadi keindahan dunia maya yang selalu memberikan konsumsi pemikiran pada semua orang yang mengidamkan dan memimpikan pendidikan sebagai sebuah kemerdekaan dan mampu memerdekakan sekolah. Ini menjadi sebuah pemahaman yang konseptual terhadap pendidikan dan merdeka sekolah karena dia lebih cepat perkembangannya di dunia maya sehingga memberikan kemungkinan dan kesadaran baru tentang apa yang menjadi dunia pendidikan.

    Tapi anak-anak itu tetap berlari dalam dunianya, anak-anak itu tetap bergembira dalam dunianya, anak-anak berpikir dalam dunianya. Sekolah begitu nyata bagi anak-anaknya karena kenyataannya memang demikian anak bertemu dengan temannya disuatu tempat yang namanya sekolah, Anak juga mengenal guru karena ada disekolah, meskipun anak tidak tahu apa sekolah itu memang adalah dalam sebuah legitimasi pendidikan. Tapi secara faktual sekolah itu adalah dalam kehidupannya. Karena kehidupan faktual menjadi sebuah kenyataan yang banyak memberikan kemungkinan pada anak dan orang lain untuk mengatakan bahwa sesuatu itu memang ada. Tap kalau sudah memasuki tataran legitimasi menjadi sebuah perdebatannya membuat kata dan kalimat itu menjadi sebuah runtunan yang begitu rumit dan menjadi kalimat kusut untuk dikatakan sebagai sebuah pendidikan yang sah. Karena sebuah memang berakat dari kata dan kalimat menjadi sebuah pengesahan dan menjadi kekuatan orang lain itu bisa mengkaim bahwa hal itu memang bukan sesuatu yang ada.

    Meskipun langit biru dan awan berarak ditiup angin yang sejuk sehingga memberikan banyak sekali inspirasi bagi anak dan orang yang mengerti apa itu pendidikan dalam sebuah merdeka sekolah. Karena dengan merdeka sekolah itu anak menjadi lebih leluasa untuk mengatakan apa yang menjadi pikiran dan perasaannya sehingga membawa dirinya pada sebuah kesadaran yang selalu menuntutnya untuk bertanggung jawab dan untuk selalu memperjuangkan.

    Memang alam ini bisa berubah karena dari tumbuh yang hijau, sawah yang membentang luas memberikan cakrawalan jiwa dan hati ini menjadi luas untuk mengungkapkan apa yang menjadi pikiran dan pandangannya. Mengupas persaan dan jiwa untuk selalu tumbuh dan berkembang. Tapi itu memang menjadi sebuah mimpi karena tumbuhan yang beruba pohon yang besar dan kokoh memberika inspirasi untuk semangat dalam berjuang, dan sawah yang hijau terbentang luas menjadi sebuah bangunan yang begitu saja muncul tapi bisa dikatakan melanggar dan meruskan lingkungan hidup. Rumah adalah sebuah tempat tinggal bagi semua orang. Begitu juga sekolah menjadi tempat pendidikan pada semua orang jagi apa yang salah dengan adalah rumah dan sekolah. Sebuah pandangan yang tidak bisa disalahkan karena itu memang rasional, jelas dan positif, menjadi otonomi, dan kewajaran manusia untuk memiliki apa yang menjadi keinginannya.

    Malam berbintang dan bulan purnaman itu selalu setiap menemani setiap orang yang ingin merenungi keberadaan manusia dihadapan Allah. Karena Allah sendiri memberikan kemungkinan yang begitu luas untuk mengatakan apa yang menjadi kebenar dirinya dan orang lain. Karena Allah terlah memberikan banyak hal dan yang lebih penting lagi adalah memberikan petunjuknya dalam Islam sebagai petunjuknya. Malam menjadi sebuah kesadaran kehidupan manusia dalam kehidupan siang dan pagi hari untuk berkata dan memberikan apa yang menjadi yang terbaik.

    Pagi itu memang indah untuk dirasakan bagi orang yang bisa merasakan keindahan karena tidak semua orang bisa merasakan hal itu. Karena bangun bagi sudah dijejali dengan persoalan pekerjaan dan masalah lain. Hidup memang tidak bisa dikatakan sebagai sesuatu yang dapat memberikan. Keindahan pagi memang buat orang yang mengerti kehidupan atau orang yang tidak mengerti pekerjaan. Hidup memang bukan sebuah cerita dan mimpi. Tapi realitas itu sendiri sebenarnya belum tentu yang sebenarnya tapi mimpi yang akan menjebak kita pada realitas kenyataan ini. Hidup memang indah dan berat, karena itulah sebuah gambaran yang memang apa adanya. Merdeka sekolah memang menjadi sebuah keindahan tapi memang bukan keindahan karena disitu masih perlu ada sebuah kesadaran yang jauh lebih kuat untuk merdeka sekolah menjadi keindahan nyata. Melihat dengan keteguhan, kesabaran, keikhlasan, kekuatan, ketekunan dan untuk selalu berbagi.

  2. WAKTU YANG TERLIPAT

    Perjalanan memang tidak selalu baik dan memberikan kita kesenangan apa yang kita inginkan. Karena keinginan tidak bisa selalu sejalan dengan orang lain dan kehidupan ini. Tapi keinginan adalah sebuat realitas kehidupan kita yang dapat membukan pandangan untuk dapat menerima dan membaginya. Karena dengan keinginan tumbuhlah dari kesadaran dirinya kita bahwa apa yang kita inginan adalah sebuah upaya dari kekurangan dan ketidak mampuan kita di dalam kehidupan ini. Namun kita berusaha untuk bisa mengatasi kekurangan ini menjadi sebuah semangat untuk selalu memperbaiki. Dengan begitu keinginan memberikan kita pintu pemahaman tentang ada sebuah pemahaman terhadap orang lain dan realitas kehidupan yang harus dimengerti sebagai keberadaannya.

    Memang perjalan adalah kalimat dan pemahaman manusia tentang sebuah gerak dalam melipat waktu tanpa bisa kita menemukan apa kalau kita tidak mempunyai motivasi dan visi apa yang akan kita lakukan. Karena Allah sendiri di dalam menciptakan manusia itu mempunyai visi yang jelas meskipun iblis menentangnya dan malaikat mempertanyakan. Untuk menyembah Allah sebagai keberadaannya dalam kehidupan ini. Perjalan menjadi sebuah kesadaran manusia tentang keberadaan dirinya untuk melihat kehidupan alam ini menjadi begitu bermakna dan memberikan kekuatan pada setiap orang untuk mengatakan bahwa hidup ini harus diperjuangkan dengan ketekunan dan kesabaran yang tanpa batas. Karena kesabaran itu bukan sebuah batas dari kehidupan tapi sebuah ruang untuk memberikan kekuatan pada setiap orang yang mau memperjuangkan kehidupan ini. Kehidupan ini direpresentasi pada dunia pendidikan yang membuat orang mengerti apa yang dia lakukan dan apa yang dikerjakan serta apa yang sudah diselesaikan dalam hidup ini. Pendidikan realitas dunia manusia yang memberikan pemahaman pada batas dan kebebasan untuk melihat dan berpikir serta merasakan nadi dari kehidupan ini. Karena dengan pendidikan ini kita tahu apa sebuah batasan dalam hidup ini. Batasan adalah sebuah realitas yang memperingatkan kita akan sebuah bahaya bagi kita untuk tidak melakukannya diluar batas. Karena melanggar batasan sama artinya melukai dirinya sendiri. Karena batasan adalah sebuah pelindungan manusia dari sesuatu yang dapat menganggu kenyamanan manusia di dalam realitas sosial kehidupannya. Dengan mengetahuai batasan sama artinya mengerti akan kebebasan manusia di dalam kehidupan ini. Dan pendidikan memberikan hal itu, dengan kebebasan membuat orang menjadi lebih mudah mengerti dan memahami apa yang menjadi tujuan hidup ini untuk selalu dapat diaktualisasikan sebagai makna kehidupan ini.

    Kebebasan adalah kemerdekaan yang diberikan Allah pada manusia di dalam kehidupan ini. Kebebasan adalah sebuah pendidkan kemerdekaan manusia di dalam kehidupan ini. Karena dengan merdeka dia akan memberikan banyak kemungkinan pada diri sendiri maupun orang lain untuk selalu berbagi. Karena kehidupan yang diberikan Allah pada manusia untuk bisa terlihat indah adalah dengan berbagi menjadi kesadaran baru untuk mengerti apa yang dilakukan dan dipelajari sebuah proses pemahaman dan pemikiran untuk mempertajam sensitifitas perasaan dan jiwa manusia untuk bisa berkata pada alam kehidupan ini.

    Kehidupan yang indah sebuah perjalan lurus menjelaskan kata dan kalimat dari realitas sosial kehidupan masyarakat. Keindahan hidup sebuah kemerdekan sekolah dalam pendidikan mengenai apa yang membuat kita menjadi sempit di dalam melihatnya. Karena merdeka sekolah seharusnya memberikan banyak kemungkina pada orang lain untuk melihat bahwa itu memang sesuatu permasalahan yang memang harus diatasi bukan sesuatu persoalan yang membuat dirinya terjebak pada ketidak berdayaan dan untuk saling menuntutnya. Kehidupan memang menjadi sebuah kemerdekaan sekolah untuk selalu dapat melihat keindahan diantara kegelapan. Karena langit memang biru dan awan putih selalu berarak bersama angin kesejukan untuk bisa membersikan mata pandangan dan mata hati untuk memberikan jiwa yang kuat untuk selalu mau belajar dan mengerti arti dari perjalanan hidup ini.

    Merdeka sekolah dengan segala terbatasannya yang dapat dilihat adalah sekolah masih kontrak, sebuah keterbatasan dalam arti waktu untuk bisa diselesaikan. Namun kendala juga harus bisa diatasi. Mengatasi itu menjadi motivasi sendiri, tapi kadang keterbatasan itu menjadi sebuah penghalang yang harus dimengerti agar bisa disingkirkan dengan baik. Karena dengan keterbatasan ini memang kita harus banyak berjuang dan berjuang. Memang tak ada lagi yang dapat diupayakan selain membuka kesabaran dan ketekunan untuk mengapai sebuah mimpi bagi anak-anak untuk merdeka sekolah.

    Merenung dan menjalani sebuah kegiatan yang memperkuat niat dan mimpi itu menjadi sebuah kenyataan, karena kepedihan dan batasan menjadi sesuatu tikaman untuk berjalan dalam sisi kehidupan yang masih bisa dirasakan sebagai makna. Karena dengan itu pendidikan akan membuat setiap orang akan mengerti apa yang menjadi pikiran dan perasaannya untuk dikatakan dalam kehidupan ini. Keberadaan menjadi pemahaman yang membuat orang selalu ini merasakan bahwa apa yang dilakukan itu memberikan sesuatu yang terbaik bagi dirinya dan orang lain. Kemampuan yang diharga orang lain membuat diri seseorang menjadi lebih hidup dan bermakna, sehingga warna kehidupan itu akan selalu menghiasi dirinya untuk selalu tumbuh dan berkembang menjadi kesadaran untuk selalu berkata pada kehidupan ini bahwa semau orang itu memang baik dan semua menjadi teman kita. Meskipun kita tidak apa yang menjadi pandangan orang lain terhadap kita tapi kita merasakan bahwa apa yang dilihat orang lain menjadi bagian dari diri kita. Kebahagian orang lain menjadi kebahagian kita sedihan orang lain menjadi kesedihan kita, kesusahan orang lain menjadi susahan kita, untuk bisa membantu dan mendoakan agar orang itu bisa lepas dari kesedihan, kesushan, karena hidup ini bukan sendiri karena hidup ini bersama untuk mengatakan sesuatu bersama. Sehingga silaturahim dan kehidupan berjamaah menjadi sesuatu keharusan yang dibangun masyarakat di dalam dunia pendidikan untuk memerdeka sekolah menjadi sesuatu yang lebih hidup dan menjadi kehidupan yang nyata. Karena tanpa ada kesadaran itu tidak mungkin kehidupan itu menjadi lebih baik dan berarti. Karena kebersamaan masa arti menguatkan diri sendiri menjadi lebih baik dan berharga bagi kehidupan ini. Kenapa kita harus berpikir tentang kehidupan ini tapi tidak bisa dijalankan dengan pkiran karena rasa dan jiwa menjadi bagian dari kehidupan manusia. Pikir menjadi sebuah pemahaman dan kesadaraan akan rasa dan jiwa untuk selalu berkata apa yang menjadi terbaik bagi kita dan orang lain.

    Memang hidup ini tidak seindah apa yang dikatakan dan apa yang kita tuliskan. Kehidupan ini adalah realitas yang tidak bisa kita pahami karena banyak yang harus dipelajari. Merdeka sekolah adalah sebuah realitas yang membuat kita menjadi kuatir dan susah karena dia sudah begitu indah dalam dunia maya. Merdeka sekolah menjadi keindahan dunia maya yang selalu memberikan konsumsi pemikiran pada semua orang yang mengidamkan dan memimpikan pendidikan sebagai sebuah kemerdekaan dan mampu memerdekakan sekolah. Ini menjadi sebuah pemahaman yang konseptual terhadap pendidikan dan merdeka sekolah karena dia lebih cepat perkembangannya di dunia maya sehingga memberikan kemungkinan dan kesadaran baru tentang apa yang menjadi dunia pendidikan.

    Tapi anak-anak itu tetap berlari dalam dunianya, anak-anak itu tetap bergembira dalam dunianya, anak-anak berpikir dalam dunianya. Sekolah begitu nyata bagi anak-anaknya karena kenyataannya memang demikian anak bertemu dengan temannya disuatu tempat yang namanya sekolah, Anak juga mengenal guru karena ada disekolah, meskipun anak tidak tahu apa sekolah itu memang adalah dalam sebuah legitimasi pendidikan. Tapi secara faktual sekolah itu adalah dalam kehidupannya. Karena kehidupan faktual menjadi sebuah kenyataan yang banyak memberikan kemungkinan pada anak dan orang lain untuk mengatakan bahwa sesuatu itu memang ada. Tap kalau sudah memasuki tataran legitimasi menjadi sebuah perdebatannya membuat kata dan kalimat itu menjadi sebuah runtunan yang begitu rumit dan menjadi kalimat kusut untuk dikatakan sebagai sebuah pendidikan yang sah. Karena sebuah memang berakat dari kata dan kalimat menjadi sebuah pengesahan dan menjadi kekuatan orang lain itu bisa mengkaim bahwa hal itu memang bukan sesuatu yang ada.

    Meskipun langit biru dan awan berarak ditiup angin yang sejuk sehingga memberikan banyak sekali inspirasi bagi anak dan orang yang mengerti apa itu pendidikan dalam sebuah merdeka sekolah. Karena dengan merdeka sekolah itu anak menjadi lebih leluasa untuk mengatakan apa yang menjadi pikiran dan perasaannya sehingga membawa dirinya pada sebuah kesadaran yang selalu menuntutnya untuk bertanggung jawab dan untuk selalu memperjuangkan.

    Memang alam ini bisa berubah karena dari tumbuh yang hijau, sawah yang membentang luas memberikan cakrawalan jiwa dan hati ini menjadi luas untuk mengungkapkan apa yang menjadi pikiran dan pandangannya. Mengupas persaan dan jiwa untuk selalu tumbuh dan berkembang. Tapi itu memang menjadi sebuah mimpi karena tumbuhan yang beruba pohon yang besar dan kokoh memberika inspirasi untuk semangat dalam berjuang, dan sawah yang hijau terbentang luas menjadi sebuah bangunan yang begitu saja muncul tapi bisa dikatakan melanggar dan meruskan lingkungan hidup. Rumah adalah sebuah tempat tinggal bagi semua orang. Begitu juga sekolah menjadi tempat pendidikan pada semua orang jagi apa yang salah dengan adalah rumah dan sekolah. Sebuah pandangan yang tidak bisa disalahkan karena itu memang rasional, jelas dan positif, menjadi otonomi, dan kewajaran manusia untuk memiliki apa yang menjadi keinginannya.

    Malam berbintang dan bulan purnaman itu selalu setiap menemani setiap orang yang ingin merenungi keberadaan manusia dihadapan Allah. Karena Allah sendiri memberikan kemungkinan yang begitu luas untuk mengatakan apa yang menjadi kebenar dirinya dan orang lain. Karena Allah terlah memberikan banyak hal dan yang lebih penting lagi adalah memberikan petunjuknya dalam Islam sebagai petunjuknya. Malam menjadi sebuah kesadaran kehidupan manusia dalam kehidupan siang dan pagi hari untuk berkata dan memberikan apa yang menjadi yang terbaik.

    Pagi itu memang indah untuk dirasakan bagi orang yang bisa merasakan keindahan karena tidak semua orang bisa merasakan hal itu. Karena bangun bagi sudah dijejali dengan persoalan pekerjaan dan masalah lain. Hidup memang tidak bisa dikatakan sebagai sesuatu yang dapat memberikan. Keindahan pagi memang buat orang yang mengerti kehidupan atau orang yang tidak mengerti pekerjaan. Hidup memang bukan sebuah cerita dan mimpi. Tapi realitas itu sendiri sebenarnya belum tentu yang sebenarnya tapi mimpi yang akan menjebak kita pada realitas kenyataan ini. Hidup memang indah dan berat, karena itulah sebuah gambaran yang memang apa adanya. Merdeka sekolah memang menjadi sebuah keindahan tapi memang bukan keindahan karena disitu masih perlu ada sebuah kesadaran yang jauh lebih kuat untuk merdeka sekolah menjadi keindahan nyata. Melihat dengan keteguhan, kesabaran, keikhlasan, kekuatan, ketekunan dan untuk selalu berbagi.

  3. SEKOLAH ITU MERDEKA

    Pendidkan sebagai sebuah arus yang melanda kehidupan masyarakat kalau hal itu tidak dikelola dengan baik. Karena pendidikan itu akan berupa menjadi sebuah virus epidemi yang melanda masyarakat. Seperti apa yang terjadi sekarang bahwa pendidikan menjadi bagian dari bisnis yang memang dikelolah dengan nafsu, sehingga sudah tidak lagi ada kehidupan yang mewarnai kehidupan ini menjadi lebih baik dan harmonis. Karena pendidikan sudah kehilangn aura alamiahnya. Karena berubah menjadi zombi yang membuat menjadi ketakutan karena mahal dan mempunyai kekuasaan yang besar untuk menentukan seseorang itu pintar atau tidak, suskse atau tidak dalam kehidupan ini. Pada hal sukses atau tidak itu masalah urusan Allah dalam memberikan rejekinya pada umatnya. Tapi manusia selalu lupa bahwa apa yang dilakukan seolah-olah adalah jerih payahnya membanting tulang. Pada hal manusia tidak punya nyali untuk membanting tulangnya sendiri. Seolah-olah pengorbaran yang dramtis itu menjadi penentunya. Dan membuat orang itu menjadi mempunyai peran penting. Memang tapi Allah jugalah yang menentukan.

    Merdekakanlah diri kita dari segala hal baik itu kaidah formal pendidikan yang sudah membeku dan kaku serta membantu. Sehingga tidak ada lagi tempat menusia untuk berkata dengan hati. Tapi kembali lagi formalitas menjadi sesuatu yang membuat diri kita menjadi nyaman seolah sudah menjadi sesuatu yang sah dalam kehidupan ini. Pada hal Allah memberikan kebebasan yang besar terhadap manusia dengan manusia lain. Karena komitmen pada Allah itu lah yang membuat dirinya menjadi lebih bebasan. Formal adalah sebuah elemen bentuk yang memang sudah ada tapi bukan menjadi sebuah ikatan. Seperti hal nya seorang muslim menjalankan ibadah sholat lima waktu.

    Waktu begitu cepat dan terlipat dalam kehidupan ini tanpa kita tahu bahwa apa yang kita kerjakan belum seberapa. Tapi kita menginginkan begitu banyak sesuatu yang tidak pernah dikerjakan. Lantas kemana kita sebenarnya berada dalam kehidupan manusia ini.

    Kegembiraaan seperti awan yang memberikan keteduhan dalam kehidupan ini. Membuat setiap orang untuk bersemangat. Tapi kita tidak pernah tahu apa yang kita laku sebenarnya tidak pada tujuan yang sebenarnya. Bahwa apa yang kita lakukan sebenarnya hanya untuk mencari uang. Padan rejeki itu sudah ditentukan Allah. Kita hanya melakukan amaliah sesuai dengan perintah Allah menjalankan kebaikan, bekerjasama dengan sesama dalam berjamaah, meskipun apa yang terjadi dalam jamaah itu. Kita tidak perlu memikirkan uang ketika menghadapi orang karena orang lain sudah berpikir tentang uang ketika berhadapan dengan kita. Biarkan mereka meminta pada kita dan berikanlah apa yang kita punya selama kita bisa memberi. Itu akan membuat kita menjadi lebih merdeka dan membuat hidup ini menjadi lebih merdeka.

    Merdeka itu memang sebuah lembaga pendidikan tapi bukan sekolah. Biarkanlah Merdekan berjalan dengan apa ada sesuai dengan kemampuannya sebagai ikhtiar yang dilakukan asalkan dengan kesungguhan. Jangalah berharap sesuatu yang besar tapi melukan langkah yang kecil dan konsisten. Dari pada melompat tapi terjerembab pada lubang yang paling dalam, dan membuat kita akan sangaaat kecewaa pada setiaaap orang. Karena tuntutan kita terlalu banyak. Buat Merdeka ini untuk berjalan sesuai dengan kebutuhannya. Merdeka butuh meja dan batal alas berikanlah secepatnya karena sudah sebulan lagi tahun ajaran akan dimulai. Karena dengan langkah kecil akan membangun kesadaran pada langkah berikutnya dan Allah akan selalu mengikuti apa yang kita kerjakan. Karena Allah menyukai proses dan niatan yang tekat dan berkesinambungan.

    Merdekalah hidup ini karena sudah tak ada lagi merdeka. Semua orang melihat pendidikan dengan material bukan dengan hati dan jiwa yang dapat menebus semesta kehidupan manusia. Karena memang tugas manusia untuk menangkap apa yang diberikan Allah pada umat manusia, untuk selalu dalam azam yang kuat untuk memperjuangan hidup ini sebagai amaliah. Kalau materi yang dikejar menjadi sebuah sadungan bagi jiwa dan hati ini dalam melihat hidupa. Karena bekerja dan amaliah dengan jiwa dan hati menjadi sebuah magnet kehidupan di dalam mendatangkan kemudahan dalam hidup ini. Kita tidak perlu kaya, tapi apa yang menjadi cita-cita dan keingina kita terwujud, karena Allah menyukai orang yang tidak berlebih-lebihan. Maka Merdeka itu sekolah bukan warung dan supermarket dengan seragam yang menyeragamkan manusia dengan mekanisme produksi.

    Merdekan itu Sekolah biarkan amaliah itu berbicara karena Allah selalu berada disitu untuk bisa melihat kehidupan mahluknya. Kekuata itu juga yang membuat hidup ini menjadi lebih baik. Merdeka sebuah realitas yang sulit dalam pandanga kehidupan manusia pada saat ini. Semuanya tidak bisa dipikirkan dengan akal dan rasionalisasi keuangan. Karena rasionalisasi sendiri telah menyesatkan kita dalam kehidupan yang sesat, membuat kita menjadi lemah, putus asa, sedih, curiga, mau menang sendir, melarikan diri dari kenyataan. Dengan kata lain tidak lagi Merdeka itu sekolah.

    Merdeka itu sekolah tidak pernah tahu apa yang harus dilakukan dalam kerangka berpikir rasional dan masuk akan dalam pandangan materi atau uang. Karena hitungan dengan uang menjadi kita terlalu bodoh dan hina. Karena posisi kehidupan kita dibawah uang. Dan uang itu adalah sebuah bayangan manusia dalam kehidupannya. Pada hal dalam kehidupan yang sebenar-benarnya dalam arti merdeka itu sekolah sudah tidak ada, yang ada dalam bagaimana kita membagun komunitas masyarakat sosial untuk mencapai tujuan bersama, dengan kekuatan itu uang hanya media untuk mencapai tujuan yang tidak perlu dipersoalkan. Karena selama ini kekuatan komunitas sosial dalam kehidupan ini belum dihidupkan sebagai kekuatan untuk mencapai cita-cita yang luhur.

    Merdeka itu sekolah bukan peraturan dan bukan usaha kena kita harus takut rugi, biarkan semua alam yang berbicara, biarkan kehidupan ini selalu bicara. Jangan uang yang berbicara, karena kalau uang bicara kita sudah tidak harganya lagi, dan hidup kita terlalu sempit untuk dilihat dari uang. Merdeka itu sekolah biarkan bicara dengan alam dan komunitas sosial yang coba dirajut dan ditumbuhkan kesadarannya. Janganlah berpikir dengan uang karena kita sudah diatas uang dan harga diri kita sudah menjadi magnet bagi uang. Jadi aturlah uang dengan semestinya. Biar Merdeka itu sekolah bukan uang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s