INDAHNYA MERDEKA


KEINDAHAN MERDEKA SEKOLAH SEBUAH MIMPI ?

Merdeka Sekolah yang berangkat dari kehidupan yang sangat sederhana dan cara berpikirnya sangat sederhana, bahwa pendidikan memang harus dimulai dari kehidupan masyarakat pada umumnya yang masih melihat bahwa silaturahmi dikalangan masyarakat menjadi menjadi menu utama yang mendorong manusia itu menjadi mengerti arti kehidupan yang sedang dijalaninya sebagai sesuatu yang harus dipahami dan diperjuangankan sebuah sebuah aktualisasi dari fitrah manusia yang ingin memberikan sesuatu yang terbaik bagi dirinya dan orang lain pada umumnya. Namun hal itu kadang terkendala pada sekat kelas sosial yang membuat hubungan itu menjadi tidak lagi mempunyai makna dan berupa menjadi hubungan yang bersifat fungsional untuk kepentingan yang tidak pernah tahu dan jelas kena hal itu harus dilakukan dan dikerjakan. Yang kadan kita sebagai manusia tidak mau mengambil resiko apa lagi merasa dikorbankan dalam cara padangan manusia di dalam melihat dirinya diantara manusia lainnya. Seolah-olah lingkungan sosial adalah sebuah lingkungan yang asing bagi manusia untuk bisa memahami arti dari sebuah kejujuran, keikhlasan dan pengorbannya. Karena realitas sosial tidak mencerminkan itu di dalam kehidupan manusia. Membuat niatan yang baik itu menjadi sebuah mitos yang tidak pernah dialam dan dirasakan sebagai sebuah aktulitas dari manusia di dalam kehidupan realitasnya. Itu kalau manusia terpaku pada ruang dan konsep manusia.

Hal ini yang terjadi pada banyak orang di dalam melihat Merdeka Sekolah ini menjadi sesuatu yang begitu indah dalam sebuah mimpi yang diwujudkan dalam cerita foto yang ada di internet, seolah Merdeka Sekolah adalah realitas keindahan dalam internet tapi bukan realitas keindahan dalam kenyataan. Karena keindahan itu akan terkubur dengan cara padang orang yang melihat dengan sebuah batasan dan definisi tentang pendidikan dan sekolah. Ditambah lagi dengan pengertian lokasi dan tempat yang berkaitan dengan kontrak yang membuat Merdeka Sekolah itu bukan sebuah keindahan dari pendidikan tapi menjadi sebuah persoalan yang membuat setiap orang akan berpikir seribu kali lagi dalam melihat Merdeka Sekolah.

Tapi apakah mereka yang memandang Merdeka Sekolah dengan mengacu pada keindahan visual Merdeka Sekolah di internet dan realitas yang dilihatnya tidak berbeda dan tidak ada manipulasi gambar, yang adalah cara pada itu berdasark refrensi pada sebuah pengertian ketetapan, ketakutan, kekwatiran tapi bukan pada pendidikan. Meskipun hal ini sangat berkaitan dengan apa yang dilihatnya.

Begitu juga dengan pengelolahan seolah Merdeka Sekolah itu hanya mengadakan kekuatan dari sekolah untuk bisa mengelolanya secara baik dan bagaimana caranya pendidikan itu bisa jalan. Dan hal itu memang bisa dipahami sebagai sebuah realitas yang susah untuk bisa diusahakan bagaimana untuk mengembangkan sekolah itu, tanpa dengan uang dan uang menjadi sebuah kata kunci untuk bisa melihat Merdeka Sekolah seindah dengan foto yang terdapat di internet. Ini tanggung jawab masyarakat yang direpresentasikan pada yayasan Semesta Langit Biru untu berupaya lebih keras dan keras lagi dengan kerja keras dan cerdas dengn sendirikan akan banyak memberikan kemungkinan, meskipun hal itu dimulai dari sesuatu yang tidak berarti dimata orang lain atau kita sendiri. Tapi Allah sangat melihat usaha sekecil apapun juga mendapatkan imbalan sesuai dengan niatan hambanya. Inilah dimensi menembus semesta menjadi sebuah keindahan mimpi yang selalu muncul dalam kehidupan realitas masyarakat untuk selalu ditumbuh kembangkan menjadi sebuah usaha yang tidak terikat pada aspek apapun juga apa lagi sosial dan orang lain yang kadang membuat kita menjadi orang yang tidak lagi peduli dan hanya mementingkan orang lain. Sehingga membuat diri kita menjadi orang disibukan dengan sesuatu yang tidak jelas yang namanya sibuk tapi bisa mengerti apa yang ada di dalam diri kita sebagai manusia di dalam melihat hidup. (tRI aRU)

One thought on “INDAHNYA MERDEKA

  1. BIARKAN KEINDAHAN ITU TENGELAM DILANGIT BIRU

    Sebuah cita-cita dan perjuang yang memberikan kita merasakan kehidupan itu makin mempunyai makna dan tujuan. Tapi cita-cita bukan sebuah keindahan yang dapat dilhat dalam realitas kehidupan ini sebagai sebuah bentuk yang dapat dilihat oleh semua orang. Tapi yang jelas keindahan itu memang tengelam di langit biru yang membuat orang memang tidak dapat melihat itu sebuah realitas. Kadang membuat kita tidak tahu dimana harus melakukan. Dengan memberikan pandangan dalam realitas kehidupan.

    Bentuk tak lagi berkata dengan apa yang kita tahu, seolah kita merangkak dalam ruang yang tidak pahami sebagai sebuah kekuatan yang memberikan kita pada kesadaran baru. Tidak ada lagi pandangan yang begitu penting di dalam perjuangan semua itu tengelam dalam langit biru, tanpa harus bagaimana kita mengatakan hal itu. Satu demi satu langkah menjadi sebuah beban yang membuat kita pada satu kesimpulan harus seperti ini, tanpa kita tak tahu bagaimana harus melakukan. Karena sudah banyak batasan dan keinginan yang tidak pernah dipahami sebagai langkah kongkrit di dalam melakukannya.

    Dalam dunia pendidikan pada saat ini apa kekuatan dunia maya ini menjadi sebuah andalan yang hanya sebuah publikasi tanpi di back up dengan kemampuan mewujudakan sebuah mimpi. Apakah diantara kita masih berkata tentang diri kita untuk kepentingan kita bersama. Sehingga bergerak pada permasalahan yang akan memberikan kemungkinan pada bentuk yang inginkan. Seolah perjalanan menjadi sebuah tebakan yang harus dipersiapkan dalam jiwa dan kehidupan ini. Karena tanpa ini kita akan selalu dalam tiupan angin yang tidak pernah dirasakan sebagai kesadaran yang hilang karena terbuai dan tertidur tanpa sadar. Kesiapan dalam perubahan membuat kita tidak akan merasakan itu memang sebuah perubahan tapi itu adalah sebuah dinamikan kehidupan yang harus dipahami sebagai langkah kehidupan yang tidak pernah tahu apa kelanjutannya. Meskipun kita merasakan berat untuk melihat dan mendengarnya, tapi alam selalu memberikan ruang pada kita bahwa perjuangan adalah sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan yang memberikan kita sesuatu. Tapi membuat kita menyadari bahwa hidup ini memang harus dijalan dengan segala macam resiko yang terjadi. Tapi mudah-mudah ini bukan sesuatu yang membuat kita menjadi orang yang menyerahkan diri pada realitas sosial yang kita sendiri tidak begitu suka untuk bisa dihanyutkan karena langkah dan gerak itu memang harus menjadi panggilan hidup untuk selalu bergerak pada kehidupan yang memang memberikan kita pada nilai kehidupan ini.

    Kita memang tidak tahu kapan perjuangan ini memang harus berhenti dan tengelam di langit biru tanpa dipahami. Semuanya bergerak tak terkendali, dan tak terpahami untuk bisa melakukan langkah-langkah yang membuat kita tidak bisa ajek. Kekuatan iman dan ketaqwaanlah yang membuat hidup ini menjadi bisa kita pahami sebagai sebuah perjuangan tanpa bisa melihat orang lain dengan napsu dengan keinginan dan ketetapannya yang sebenar tidak sesui dengan apa yang menjadi panggilan hidup manusia, untuk selalu berkata dalam alam ini. Agar bisa dikatakan dalam kenyataan hidup ini. Karena realitas sosial adalah representasi dari dinamikan kehidupan manusia untuk berkata pada sebuah angin agar selalu menjadi catatan kehidupan manusia.

    Langit itu masih biru biarkan hati dan jiwa ini berkata pada langit dan bumi sebagai bagian dari sahabat kehidupan untuk berkata dalam realitas sosial. Karena kita tak tahu apa lagi yang harus kita lakukan dan pikiran tanpa harus mengkaitan masalah ini pada Allah sebagai sumber kehidupan yang dapat menghidupkan manusia untuk selalu berjalan sesuai dengan kehidupan manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s