Aku Pingin Sekolah


Anak Baru Itu

Anak itu wajahnya bersih. Tatap matanya tajam kesetiap objek yang diinginkannya. Apalagi dibalut dengan baju yang serba bersih, dan kayaknya dia sangat diperhatikan oleh orang tuanya. Tak sedikitpun nampah aneh dari  anak lelaki kecil itu. Namun setelah beberapa waktu diamati ternyata anak lelaki kecil itu memiliki semangat yang berlebihan dibanding anak seumurnya.

Tepat tanggal 2 Mei 2009, usai anak-anak mengikuti upacara hari pendidikan. Datanglah seorang ibu dengan menggandeng anak lelaki kecil yang lincah banget. Ibu itu tak kuasa untuk menahan ronta tangan anaknya, dan anak kecil itu lepas berlari menghampiri kerumunan anak Merdeka yang sedang melepas lelah setelah berdiri disinar mentari yang hangat. ‘Hai-hai-hai, kawan aku pingin gabung, hai-hai hai aku pingin gabung…’ teriak riang anak kecil itu sambil berlari sangat kencang. ‘Sayang…, ati-ati awas jatuh !!!’ teriak  ibu muda itu dengan semangat.

Serentak anak-anak Merdeka keheranan, siapa teman yang datang ini. ‘He he he, aku pingin sekolah disini lho, namaku Ratno kalian siapa ?, anak Merdeka ya he he he, aku senang menjadi teman kalian he he he’  kenal anak lelaki kecil itu. Ternyata anak lelaki kecil itu bernama Ratno, dia salami semua anak Merdeka yang duduk-duduk di saung depan sekolah. Ratno, tersenyum terus dan selalu terucap ‘he he ,  he he , he he, aku senang disini’.

Bintang, anak yang pemberani di kalangan murid Merdeka langsung bertanya, ‘Hai kamu siapa ?’. ‘Aku murid baru di sekolah Merdeka, namaku Ratno, kalau kamu siapa?’ tanya balik Ratno tanpa gentar sedikitpun.  ‘Aku Bintang, kok kami tidak tau kalau kamu murid baru disini. Kamu kelas berapa? tanya Bintang . ‘Hehe hee he he, aku kelas gini..’ jawab Ratno sambil menunjukkan sepuluh jarinya kepada Bintang. Anak-anak merdeka nyengir keheranan dengan perilaku anak baru ini.  

Tak lama berselang sang ibu, segera menggandeng Ratno menuju ruang Tata Usaha dan Guru. ‘Assalamu’alaikum, mohon ma’af bu saya ibu  Tresno, orang tuwa dari Ratno. Kedatangan saya  kesini untuk mengantarkan anak saya pindah sekolah ke sekolah Merdeka ini, bagaimana cara dan persyaratanya ya bu?’ . Tanya Ibu Tresno sambil langsung duduk di kursi tamu di ruang guru ‘Wa’alaikumsalam’, jawab beberapa orang diruang itu. Bunda Nurmala yang menerima , menjawab lembut. ‘Mohon ma’af ya bu, boleh kita ngobrol-ngobrol sebentar ?. Baik, sekolah Merdeka intinya akan menerima seluruh anak-anak kita yang pingin sekolah di Merdeka. Namun saat ini kan bisa dibilang tanggung jalan. Maksudnya sebentar lagi sudah semesteran, kasihan putra ibu apabila harus bergabung dengan suasana baru dan tidak lama kemudian ujian’.

‘Wow, begitu ya bu, sebenernya anak saya tidak apa-apa kok. Dia sudah pingin sekali sekolah bu. Biarlah dia sekolah disini, kalau memang tidak bisa menyesuaikan dengan pelajaran nggak apa-apa yang penting dia bisa sekolah.’ pinta ibu Ratno. Bunda Nurmalapun menambahkan penjelasannya ‘Begini ya bu, baik. Kepala sekolah saat ini sedang ke luar kota, insyaalloh, besuk sudah dateng. Saya akan sampaikan hal ini bu, tapi sekedar informasi, biasanya ada test atau sedikit eksplorasi terhadap anak baru. Biasanya dilakukan oleh penguji psikolog, ini maksudnya untuk mengetahui kemampuan/bakat/potensi anak bu, agar pihak sekola nantinya bisa mengembangkan anak didik dengan tepat. Test bisanya cuma sehari dan hasilnya paling lambat seminggu sudah bisa diumumkan.’ Ibu Ratno terdiam sejenak, ‘tapi selama menunggu waktu itu anak saya bisa bersekolah disini kan Bu?’ pintanya lagi.

‘Begini saja lah bu, ini bukan kewenangan saya untuk menentukan putra ibu bisa sekolah disini atau tidak. Itu kewenangan kepala sekolah, tapi kembali saya tegaskan bahwa sekolah merdeka pada dasarnya menerima saja semua anak yang ingin sekolah di merdeka.’ jelas Bunda Nurmala lagi. (Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s