Zahra


DAUN ITU TERSENYUM ZAHRA

Zahrah

Allah menciptakan daun begitu beragam dengan berbagai bentuk dan karakternya, sehingga menyadarkan bahwa kehidupan ini begitu unik dan menarik untuk dirasakan sebagai sebuah citra rasa keindahan, keramahan terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakatnya.

Daun sesuatu yang jarang menjadi perhatian dari setiap orang dan banyak orang, termasuk Zahra anak perempuan siswa Merdeka Sekolah yang mempunyai karakter pendiam tapi selalu murah senyum walau bagaimanapun keadaaannya. Maksudnya dalam suka dan duka dia tetap senyum, walaupun tidak bisa menyelesaikan tugas atau masalah Zahra tetap senyum dengan kekuatan yang dia punya. Seolah-olah senyumnya itu merepresentasikan sebuah keluas hidup, bahwa ada masalah bukan menjadi sebuah masalah. Begitu juga bahwa ada kebahagian bukan berarti sebagai sebuah kebahagian, terimalah kehidupan ini sebagai sebuah kehidupan yang Allah berikan pada kita sebagai manusia. Begitulah kira-kira yang dapat diucapkan Zahra dalam senyumnya yang diam dan kukuh.

Membuat daun itu seperti kehilangan realitas yang memberikan arti dan makna bagi sebuah kehidupan sosial yang dihadapi setiap orang, untuk bisa berkata. Bahwa persoalan hidup itu memang ada tapi bukan untuk dipersoalkan, begitu juga kesenangan hidup itu memang ada tapi bukan untuk kesenannga. Tapi untuk disyukuri bahwa Allah masih memberikan kita pada realita nilai yang sublim untuk selalu melangkah dalam langkah yang tepat dan pasti. Untuk masalah kaya dan miskin sudah tidak bisa dibahas menjadi sesuatu persoal yang ada di dalam kehidupan sosial masyarakat pada saat ini. Kalau hal itu dipandang sebagai realitas yang memang ada untuk bisa dirasakan dan alami sebagai rangkai melawan arus untuk menjadi kita lebih kuat.

Daun itu tersenyum Zahra, karena kamu menganggap senyum itu adalah ekspresi yang cukup mewakili perasaan dan pikiran dirinya. Pada hal tidak semua orang merasakan hal ini. Apakah senyum dan diamnya yang kukuh itu merepresentasi kemampuan di dalam menyelesaikan soal atau belajar dengan keseriusan. Sebuah tafsiran yang selalu membawa diri kita pada sebuah pemahaman tentang kehidupan kita yang tidak pernah tahu tapi kita tahu apa yang harus kita lakukan di dalam kehidupan ini, yaitu beribadah pada Allah merupakan rangkaian besar untuk memberikan senyum itu menjadi lebih kukuh dan menambahkan kekuatan dan optimisme mengarungi kehidupan yang tidak jelas dan absurd.

Zahra dengan senyum dan diamnya yang kukuh tetap mengungkapkan perasaan dan pikiran dengan kata dan kalimat yang begitu simpel dan mengapai maksud dan tujuannya. Kalimat dan kata selalu beriringan dengan senyum yang memberikan gambaran yang kuat tentang apa yang diyakini itu memang berangkat dari dirinya sendiri, meskipun salah menurut orang lain atau gurunya. Tapi membuat dia makin mengkukuhkan kesalahan itu menjadi sebuah kebenaran, hal itu dilakukan dalam pelajaran melukis dan kreatif, luar biasa. Salah menurut orang lain menjadi pembenaran apa yang dia yakininya. Seperti senyum daun itu Zahra.

Gerak langkah pelan tapi kukuh, kalimat dan katanya simpel tapi kuat. Senyum dan diamnya menjadi sikap yang kuat. Ramahnya membuat daya tarik bagi teman-temannya. Meskipun dia tidak terlalu banyak bergaul dengan teman-temannya, terutama teman laki-laki. Tapi dia begitu mengerti arti pergaulan di sekolah, meskipun hal itu tidak dijabarkan dalam uraian kata dan kalimatnnya. Karena senyunnya itu sudah menjadi gambaran sebagai perempuan Merdeka. Bukan karena sekolah di Meredeka Sekolah, tapi fitrahnya mengatakan demikian adanya. (Aru)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s