SOLAHUDIN

MENGATASI KELEMAHANNYA

Sholahudin

Kesadaran anak-anak di dalam melihat diri dengan dunia luar menjadi menarik dan menjadi pelajaran bagi semua orang. Karena secara intuitif ada keinginan untuk bisa mengatasi, agar dia seperti teman-temannya yang lain. Dengan begitu diharapkan akan mampu mengimbangi  di dalam segala permainan bersama teman-teman. Dengan begitu segala akan mudah untuk bisa lebih baik dalam mengkoordinasi dengan dirinya sendiri. Karena permasalahan tentang dirinya adalah kunci dari jawaban yang harus diselesaikan olehnya.

Upaya ini yang kerap kali dilakukan oleh Solahudi tanpa disadari dia melakukan upaya perbaikan diri sesuai dengan kemampuannya. Meskipun upayanya itu kadang selalu diselingi dengan tangisan dan jeritan yang tidak menentu, karena dia sendiri tidak tahu kenapa harus menangis dan menceriiit. Apa sebagai ungkapkan ketakutan, ketidak berdayaan, kekesalan dirinya karena sudah berusaha untuk mengatasi tapi selalu belum hasil.

Pada hal upaya yang dilakukan sudah ada kemajuan yang sangat berarti dibandingkan sebelumnya. upaya itu dengan langkah-langkah pendek tapi sudah bisa menghadapi masalah yang menurutnya menimbulkan rasa takut.

Permasalahan yang dihadapi Solahudi adalah ketakutan di dalam melompat atau menyemberang pematang yang satu dengan yang lain. Sedangkan teman-temannya dengan mudah dan nekat walaupun kadang jatuh, tapi mereka mempunyai keranian untuk melompat. Sedangkan Solah hanya merosok kedalam sela pematang sawah, kalau musim panas tidak ada permasalahan, sepatu dan celana tidak basah. Tapi ketika diantara pematang sawah yang menjadi saluran air itu ada airnya dia tetap merosot dan merendamkan kakinya, sehingga sepatu dan celananya basah, tapi buatnya tidak masalah. Artinya Solah sudah mencoba berani menghadapi masalahanya namun belum ada kepercayaan dirinya untuk mengatasi dengan baik. Hal ini diperlukan waktu untuk bisa mengatasinya.

Langkah-langkah ini selalu dilakukan oleh Solah ketika bersama teman-temannya untuk selalu mencoba dan mencoba dengan segala upayanya. Meskipun tidak lepas dengan tangisannya, tapi tangisannya lebih berbeda dengan awalnya. Tangisan yang dia ekspresikan adalah tangisan keinginan untuk bisa dan bisa.

Hal ini yang menjadi menarikan bahwa kesadaran untuk melihat kelemahan untuk diatasi adalah sebuah kecerdasan yang tersendiri bagi seorang anak. Untuk bisa dijawab setiap hari dengan upaya-upaya yang dilakukan dengan teman-temannya sebagai fasililtasinya. Dengan demikian diharapkan mampu menghilangkan kelemahan itu selama didukung oleh lingkungan sekolah dan rumahnya dalam hal ini orang tuanya untuk selalu mensportsnya untuk menjadi anak yang kuat.

Memang harus dipahami kelemahan motorik bukan berarti kelemahan yang lain. Karena imajinasinya begitu kaya, dan mampu dikembangkan dengan segala caranya sesuai dengan dunia anak. Membuat dirinya merasakan nyaman dan kadang terganggu, namun hal itu bisa dimengerti oleh dirinya sendiri.

Paduan imajinasi dan motori yang belum singkron diatasi dengan mediasi kepribadian yang kuat untuk dimunculkan sebagai sebuah upaya untuk melihat dirinya bahwa apa yang dikerjakan dengan motorinya menjadi langkahnya. Sedangkan apa yang dilakukan dengan imajinasinya makin memperkuat motorinya. Untuk itu lingkungan di mana dia berada harus mendukungnya dengan sepenuh hati agar mampu mengatasinya dengan baik.

2 thoughts on “

  1. Sholah adalah anak sholih .. ia begitu disukai teman-temannya karena periang dan cerdas..
    suatu hari seperti biasa anak2 merdeka senang sekali memanjat batang pohon yg tumbang di samping sekolah.. terdengar suara tangisan sholah begitu kerasnya.. saya segera menemuinya.. ternyata sholah sudah berada di seperempat panjang batang pohon itu.. mungkin karena semakin curam dan tinggi ia mulai diserang rasa takutnya.. tinggallah ia lampiaskan dengan tangisnya yang keras..
    saya tersenyum memperhatikan Lulu dan melvia, betapa mereka itu sabar memberikan bimbingan memanjat yang baik pada sholah yang sedang menangis itu ..
    alhamdulillah, shola sangat beruntung mempunyai semangat yang pantang menyerah itu dan juga memiliki teman-teman yang ikhlas memberikan dukungan untuk terus berusaha memanjat sampai di ujung batang pohon itu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s