Seni dan Kemerdekaan


SENI MEMBAWA KEHIDUPAN MERDEKA

Seni adalah bagian dari kehidupan manusia, karena hidup ini begitu indah sebagai karya cipta Allah yang menyukai keindahan dan Allah itu Maha indah dan Maha kaya. Untuk itu manusia mempunyai citra rasa keindahan yang kaya dibandingkan dengan mahluk lainnya. Keindahan membawa manusia pada kesadaran dirinya tentang dirinya di dalam kehidupan di dunia ini. Seni sudah melekat di dalam kehidupan manusia mulai dari kandungan hingga akhir hayatnya. Bahwa seni itu menjadi manusia mengerti bahwa keindahan alam semesta ini ada yang menciptakan dan yang menciptakan itu adalah Allah sebagai Maha seniman dari segala seniman. Hal ini yang dikatakan Plato bahwa keindahan seni itu adalah bentuk peniruaan keindahan alam dan keindahan alam itu ada dari konsep keindahan dan konsep keindahan itu adalah keindahan Allah yang Maha Indah. Jadi kalau manusia yang menyukai keindahan berarti manusia yang selalu ingin dekat dengan Allah. Karena manusia yang mulia adalah manusia yang selalu ingin dekat dengan sesuatu yang menguasai kehidupan ini. Dengan dengan pada Allah berarti manusia akan bisa menjakau sesuatu apa yang menjadi keinginannya. Karena keinginan itu memang sudah diukur oleh Allah untuk setiap manusia. Dan manusia sendiri dengan kesadaran penuh mengerti betul apa yang diberikan Allah itu sebuah anugrah dan rezeki untuk selalu bersyukur kepada Allah Swt. Begitulah seni menjadi sebuah keindahan ini makin mendekatkan diri pada Allah Swt. Karena keindahan itu kepunyaan Allah Swt, dengan mendekati diri pada Allah berarti membawa kesadaran manusia pada kehidupan yang lebih mulia dan tidak lagi terikat pada kehidupan dunia seperti apa yang dipahami kebanyakan orang bahwa dunia itu terbatas.

alhambra2

Seni dalam naungan ide, ideologi dan yang lebih luas lagi adalah pandangan hidupan dan keyakinan kita pada Allah Swt dan Nabi Muhammad Saw itu menjadi agama Islam itu menjadi pedoman hidupnya, di mana seni itu sangat indah dijelaskan dalam Al Quraan tapi tidak semua orang mengerti bahwa konsep seni itu begitu kuat dan jelas penjabaran tentang seni di Al Quraan dibandingkan seni berdasarkan etimologi Yunani yang berasal dari tehnek yang berarti ketrampilan dan tidak ada kaitannya dengan seni yang mengaduk citra rasa keindahan jiwa yang begitu luas dan kaya. Tehnek itu diartinya sebagai arts dalam bahasa inggrisnya art yang artinya seni dan seni menurut bahwa indonesia menjadi banyak pengertian seni, ketrampilan dan seni memasak dan air seni, sehingga tidak jelas pengertiannya. Untuk itu Islam selalu mengambarkan seni dengan sesuatu yang berdasarkan nilai, yaitu nilai ketauhidkan. Di mana seni dalam Islam selalu menjelaskan pengertian mengenai sebuah keindahan yang selalu mengacu pada kekuasaan Allah sebagai pencipta alam semesta ini dan seisinya. Untuk itu anak-anak mulai dari usia dini anak bersosialisasi dengan karya senirupa, seni tari, seni musik dan seni suara yang membuat anak itu tumbuh dan berkembang sesuai dengan jiwa dan kehidupannya. Begitu juga ketika anak itu meningkat balita adalah lebih menyadari bahwa aktualisasi dirinya terhadap lingkungannya melalui media seni, mulai dari senirupa, tari, musik, teater dan film menjadi lebih efektif. Dan hal itu sangat disadari betul oleh dunia pendidikan, yaitu taman kanak-kanak yang mengajarkan anak-anak pada kesenian. Hanya saja kesenian yang diajarkan oleh guru-gurunyanya bukannya mendidik. Tapi justru menjerumuskan anak-anaknya pada pendidikan yang tidak tahu sopan satu dan ahlak yang baik bagi anak. Misalnya saja anak di dalam pertunjuan di dalam memperingatkan hari-hari besar dengan mengadakan pementasan anak-anaknya di dandani seperti orang dewasa dan pakaian yang seronok tanpa tidak tahu malu. Dengan menyanyikan lagunya yang tidak sesuai dengan usianya, dan tariannya yang menonjolkan pada bentuk tubuh yang memang belum pantas untuk dipertunjukan pada orang lain. Karena tubuh bagi orang dewasa menjadi sesuatu yang lebih berbahaya dalam akhlak yang tidak baik pada anak-anak atau orang pada umumnya. Ketika anak sudah menginjak usia sekolah dasar seni tidak lagi begitu penting. Karena anak-anak lebih ditekankan pada kemampuan kognitifnya dibanding yang lain. Apa lagi masalah akhak dan karakater manusia yang lebih baik dan kaffah. Menjadi sesuatu yang dilupakan meskipun tidak disadari oleh mereka pada umumnya. Yang menganggap bahwa pendidikan sekolah dasar adalah pendidikan kognitif. Apa lagi pendidikan bukan lagi untuk memberikan anak mengenai pengetahuan. Karena anak tidak perlu pengetahuan karena dia akan mencari sendiri pengetahuan sesuai dengan minat dan kemampuannya di dalam melihat kehidupanyang lebih baik. Dan seni adalah salah satunya yang membawa anak pada kemerdekaan di dalam melihat kehidupan manusia secara lebih baik.

freedomsoars600

Begitu juga pada masa remaja smp dan sma anak yang memerlukan kesenian tidak lagi diakomodir pada dunia pendidikan. Yang terjadi adalah pendidik seni yang mengarahkan sekedar seni untuk kenikmatan dan merangsang libido anak pada kegiatan yang akan merugikan anak. Karena seni yang sebenarnya tidak dipahami dan dikedepankan sebagai bagian dari pendidikan bagi anak-anak. Dan hal itu harus mengacup pada nilai keindahan yang terkandung di dalam Al Quraan. Di mana seni memberikan kemerdekaan pada seseorang untuk melihat keindahan itu sebagai sesuatu kebenara yang harus diyakini pada kehidupan manusia. Dengan demikian kehidupan itu akan menjadi lebih baik dan berguna bagi dirinya dan orang lain pada umumnya. Inilah yang harus dipahami dengan kehidupan dalam pendidikan seni sebagai sesuatu yang harus dimerdekakan pada kesadaran pada nilai yang harus diperjuangkan. Sehingga tidak heran kalau seni menjadi sesuatu media perjuangan di dalam menegakkan keadilan dan kesejahteraan bagi setiap orang. Dengan seni membuat manusia menjadi manusia yang mulia. Dengan kemuliahn itu manusia menjadi lebih hidup. Karena banyak manusia yang hidup tapi sebenarnya telah mati sebelum mati. Karena tidak lagi berfungsi sensitifitas rasa dan jiwanya, sehingga tidak memunyai empati kepada orang lain. Karena seni itu memang mengasah pada jiwa dan indra yang lebih luas. (Tri Aru)

2 thoughts on “Seni dan Kemerdekaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s